00:00 . Ikuti GPS, Truk Pasir 40 Ton Buat Jembatan Ambruk   |   23:00 . Ketua PBNU: Tak Harmonisnya Agama dan Budaya Penyebab Konflik Timur Tengah   |   22:30 . Di Kecamatan Gondang, 3 Rumah Roboh Disapu Angin Kencang   |   22:00 . Gara-gara GPS, Truk Pasir Buat Jembatan Ambruk   |   21:30 . Ansor Sumberejo Berduka, Banser Terbaik Gugur   |   21:00 . Hujan Disertai Angin Kencang Landa 17 Desa di 4 Kecamatan   |   20:00 . Detik-detik Pohon Tumbang Hampir Timpa Kendaraan   |   19:30 . Dihantam Mobil, Warga Sambongrejo Meninggal Seketika   |   19:00 . Tangkal Paham Radikal, IAI-UNUGIRI Bumikan Islam Nusantara Melalui Seminar Nasional   |   18:30 . Dinding Pemkab Terkelupas dan Teras Taman Rajekwesi Ambruk   |   18:00 . Penampakan Gedung Pemkab, Pasca Disapu Angin   |   17:30 . Lagi, Hujan Disertai Angin Porak-porandakan Kota Bojonegoro   |   17:00 . Disapu Angin Gedung Pemda Kocar Kacir   |   11:00 . UKM Sinergi Belajar Jurnalis Bareng bB   |   10:00 . Berburu Sinyal di Atas Bukit   |  
Thu, 12 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 15 October 2018 18:00

Pileg 2019

Wihadi: Kasus Ratna Sarumpaet Jangan Dipolitisir

Wihadi: Kasus Ratna Sarumpaet Jangan Dipolitisir

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Anggota komisi III DPR RI fraksi Partai Gerindra dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur IX (Bojonegoro - Tuban), Wihadi Wiyanto menginginkan kasus Ratna Sarumpaet tidak dipolitisir. Agar pelaksanaan Pemilu 2019, terutama di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban berjalan kondusif.

Pasalnya kasus kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet sudah menjadi berbincangan khalayak umum, tanpa terkecuali didaerah-daerah. "Kasus Ratna Sarumpaet jangan dipolitisir," kata Wihadi kepada blokbojonegoro.com saat disinggung kasus Ratna Sarumpaet, Senin (15/10/2018).

Caleg DPR RI Partai Gerindra nomor urut 1 dapil Jawa Timur IX (Bojonero-Tuban) pada Pileg 2019, Wihadi Wiyanto menjelaskan, sebab kasus Ratna Sarumpaet ini, dengan pengakuannya dia berbohong. Maka pelaku tunggalnya Ratna Sarumpaet, karena dia yang bicara kemana-kemana dengan mengatakan kalau dia takut mau lapor polisi.

Sehingga dia bercerita kepada beberapa orang termasuk Pak Iqbal, Pak Amin Rais dan Fadli Zon dan yang lainnya termasuk Pak Prabowo. Menurutnya, Pak Prabowo itu sebagai korban, karena Ratna Sarumpaet menemui Pak Prabowo dan mengaku telah dianiaya. Namun karena merasa empati, Pak Prabowo langsung bersikap, bukan lantaran ini suasana jelang pemilihan Presiden.

"Kalaupun tidak, saya yakin Pak Prabowo pasti akan membela. Jadi, bukan karena pencitraan, Pak Prabowo membela Ratna, tapi benar-benar rasa empatinya,” kata Pak Wihadi saat ditanya masalah kasus Ratna Sarumpaet yang melibatkan Prabowo, jelang Pilpres pada 17 April 2019 mendatang.

Sebagai tim pengarah di Direktorat Advokasi team pemenangan dan jubir team advokasi Prabowo-Sandi, Pak Wihadi menambahkan, bercermin pada kegaduhan soal kasus Ratna Sarumpaet, harusnya sudah selesai dengan pengakuan dari yang bersangkutan. Untuk itu silahkan proses kebohongan Ratna. Karena pihak-pihak yang lain pun turut menjadi korban kebohongannya.

"Jadi dengan dia (Ratna Sarumpaet) sebagai tersangka, ya sudah selesai. Jangan dipolitisir lagi. Harapannya Pemilu berjalan kondusif," pungkas wakil masyarakat Bojonegoro-Tuban di Senayan itu. [ito/lis]

Tag : kasus, ratna sarumpaet


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat