18:00 . Kirab Pusaka Haul Ke-237 Ki Andongsari (Adipati Arya Mentahun)   |   17:00 . As Roda Belakang Mobil Dump Truk Patah, Lalu Lintas Tersendat   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Lantik Organisasi Kemahasiswaan   |   15:00 . Punya Harga Jual Tinggi Dibalik Limbah Tanaman Kedelai   |   12:00 . Zakat Upaya Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin   |   11:00 . Sempat Viral di Medsos, Kakek Pengemis Diamankan Satpol PP   |   10:00 . Diantar Keluarga untuk Mengemis, Seorang Kakek dan Wanita Muda Ditangkap?   |   09:00 . Fuul: Kampus Ungu Bersholawat Bareng Gus Azmi   |   08:00 . Ditinggal Nonton Hiburan, Rumah di Ngasem Terbakar   |   07:00 . Waspada Bila Anak Tampak Begitu Lamban dan Mudah Jatuh   |   21:00 . Bus Baru Pemkab Bojonegoro Khusus untuk Pelayanan dan Sosial   |   20:00 . Live: Kampus Ungu Bersholawat Bersama Gus Azmi   |   19:00 . Kader Baureno Nahkodai PDPM Bojonegoro   |   18:00 . Diduga Kelelahan, Staf Perhutani Ditemukan Meninggal Dunia   |   17:00 . Bus Baru Pemkab, Bupati: Untuk Pelayanan dan Sosial   |  
Mon, 16 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 16 October 2018 12:00

Pancaroba, Waspadai Penyakit dan Penyebabnya

Pancaroba, Waspadai Penyakit dan Penyebabnya

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Hujan deras mulai melanda Kabupaten Bojonegoro dalam beberapa hari terakhir, khususnya Bojonegoro bagian timur. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro menghimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi penyakit yang timbul dari musim peralihan ini.

Pada saat musim pancaroba, bisa menyebabkan daya tahan tubuh menjadi menurun, lantaran udara yang biasanya kering kini menjadi basah dan lembab setelah turun hujan. Sehingga, bakal berpotensi menjadi momentum berkembangnya kuman dan bakteri.

"Biasanya yang paling banyak ditemui adalah gangguan pada saluran pernafasan, karena disebabkan udara yang berubah itu," ungkap Kabid Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Totok Ismanto, Selasa (16/102018).

Selain itu, masyarakat juga perlu waspada dengan kondisi lingkungan dengan seiring datangnya hujan saat ini. Pasalnya genangan air dari hujan yang terjadi menjadi tempat nyaman bagi nyamuk untuk berkembang biak, sehingga diharapkan masyarakat melakukan gerakan 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur) dalam satu minggu satu sekali tidak hanya pada musim penghujan saja.

"Aktifkan juga gerakan 1 rumah satu jumantik untuk menggadapi musim hujan ini dan harus lebih intensif melakukan gerakan tersebut, sebab nyamuk punya tempat lebih banyak untuk berkembang biak, jadi hati-hati karena bisa berpotensi menyebarnya penyakit DBD," katanya.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sendiri juga terus mendorong masyarakat daerah untuk menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat agar terhindar dari DBD. Jika ada masyarakat yang terserang DBD segera membawa ke pusat layanan kesehatan terdekat apabila ada tanda-tanda DBD pada seseorang.

Tanda-tanda seorang terserang DBD adalah suhu badan tinggi, menggigil, kehilangan nafsu makan serta terdapat bercak merah pada sekujur tubuh korban.

"Mereka harus dibawa cepat ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapat pelayanan medis segera, guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," tutupnya kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]

Tag : pancaroba, penyakit, musim

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat