12:00 . AMSI Himbau Publik Baca Berita Dari Sumber Dipercaya   |   11:00 . Bunda Belanja, Anak-anak Bermain   |   10:00 . 172 Jabatan Sekdes Kosong, Pemilihan Wewenang Desa   |   08:00 . Aula Belajar Maslakul Huda Resmi Dibuka untuk Kegiatan Belajar Mengajar   |   07:00 . Ada Riwayat Keluarga dengan Penyakit Jantung? Lakukan Ini...   |   00:00 . Teguhkan Komitmen Pada Muhammadiyah Melalui Baitul Arqom   |   23:00 . BPD dari 13 Desa di Kecamatan Kapas Dilantik   |   22:00 . Aksi 22 Mei, Penumpang KA Jurusan Jakarta Diperiksa   |   21:00 . Peringati Nuzulul Quran, Remas Jami'Baitul Ghofur Sumodikaran Bagi Takjil   |   20:00 . Kenalkan Bright Gas Melalui 'BEDUK'   |   19:00 . Liga 3 Mulai, Persibo Siapkah?   |   18:30 . Persibo di Group A, Inilah Selengkapnya   |   18:00 . BPK Nilai WTP Laporan Keuangan Bojonegoro   |   17:30 . Cegah Pendangkalan, 6 Kali Dinormalisasi   |   17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |  
Wed, 22 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 18 October 2018 10:00

Komunitas Gay Bojonegoro Sudah Ada 4 Tahun Lalu?

Komunitas Gay Bojonegoro Sudah Ada 4 Tahun Lalu?

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Grup Komunitas Gay atau penyuka sesama jenis di media sosial menggemparkan masyarakat Kabupaten Bojonegoro. Keberadaan komunitas penyuka sesama jenis tersebut mulai meresahkan masyarakat Kota Ledre. Sebab komunitas pencinta Gay ini sudah mulai membuka diri di Bojonegoro.

Dalam media sosial Facebook (FB) sudah ditemukan 3 grup gay, seperti Grup Gay Bojonegoro, Gay Bojonegoro dan Gay Bojonegoro Barat. Bahkan salah satu grup tersebut memiliki lebih dari 150 anggota dan juga banyak ditemukan anak pelajar yang menjadi anggota grup tersebut.

Lebih mencengangkan lagi, sebenarnya pada tahun 2014 sudah ada penyuka sesama jenis (Gay) di Kabupaten Bojonegoro. Namun tidak terlalu terbuka seperti sekarang ini, sampai membuat grup di Facebook dan mengumbar kata-kata yang seharusnya tak pantas ditulis di media sosial.

"Sebenarnya pada tahun 2014 sudah ada dan orang Bojonegoro tersebut bekerja di Surabaya dan kelihatanya mengenal pria asal Surabaya yang juga seorang Gay," ungkap salah satu masyarakat Bojonegoro, IFR (20).

Pemuda berasal dari salah satu desa di Kecamatan Balen ini berani mengungkapkan hal sedemikian rupa lantaran ia melihat dengan mata kepala sendiri, bahwa temannya berhubungan badan dengan pria asal Surabaya tersebut bak suami istri di sebuah kontrakan. Bahkan tidak jarang pula menyewa sebuah hotel di Bojonegoro.

"Saya kebetulan sedang bermain di kontrakan teman saya yang juga berasal dari Balen dan tidak sengaja melihatnya sedang berhubungan badan dengan pria asal Surabaya tersebut," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Dirinya juga mengungapkan, bahwa para pelaku penyuka sesama jenis tersebut kebanyakan bukan dari kalangan berekonomi rendah dan bukan orang yang mempunyai paras jelek. Serta, banyak juga penyuka sesama jenis itu mempunyai kendaraan roda empat (mobil).

"Kalau untuk teman saya itu kalau nggak salah sekarang berumur 24 tahun dan saya juga sudah tidak tau dimana keberadaanya sekarang, lantaran sudah kehilangan kontaknya," tutup IFR. [din/mu]

Tag : gay, komunitas gay bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat