12:00 . Anggaran Normalisasi dan Pembuatan Embung Capai Rp1 M   |   11:00 . 2019, Sekolah Tidak boleh Angkat Guru Honorer Lagi   |   10:00 . Jokowi Menang 75 Persen di Jatim, Kuncinya di Bojonegoro   |   09:00 . Harlah, Ribuan Anggota Ansor Akan Ikuti Apel Kebangsaan   |   08:00 . Harlah NU Ke-96, BANOM NU Sumberrejo Istighosah Bersama   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   19:00 . Tingkatkan Militansi, PAC IPNU-IPPNU Kepohbaru Gelar Diklatama   |   18:00 . Relawan: Optimis Menang, Jokowi - Amin Pilihan Tepat   |   17:00 . Disdik Anggarkan Rp32 M untuk 3.400 GTT   |   16:00 . BEM UNUGIRI Gelar Pemilihan Duta Kampus   |   15:00 . Ketua TKD Jatim Deklarasikan Kemenangan Jokowi - Amin di Bojonegoro   |   14:00 . Berikut Klarifikasi Kemenag RI   |   13:00 . Dari Hobi, Ingin Buat Tempat Edukasi Bonsai   |   12:00 . Waspada Berita Hoax, Bupati: Harus Ditindak Tegas   |   11:00 . Tak Hanya Bojonegoro, Kekeliruan Soal SKI Seluruh Indonesia   |  
Sun, 24 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 18 October 2018 13:00

Terjaring Razia, Siswa Simpan Video Porno di Ponsel

Terjaring Razia, Siswa Simpan Video Porno di Ponsel

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bojonegoro menjaring tiga dari lima pelajar yang kedapatan bolos, di salah satu cafe di kawasan Mulyoagung jalan Lettu Suyitno Bojonegoro, Kamis (18/10/2018). Sedangkan kedua temannya melarikan diri. Namun ironisnya salah satu pelajar yang terjaring menyimpan video porno di ponselnya, yang diduga diperankan sendiri.

Setelah dibawa ke kantor Satpol PP di lingkup Pemkab Bojonegoro, seluruh ponsel pelajar yang terjaring razia dilakukan pemeriksaan. Didapati video tak pantas berdurasi sekitar 35 detik, yang dilakukan pelajar.

Kepala Satpol PP Pemkab Bojonegoro, Gunawan menceritakan, awalnya petugas melakukan patroli rutin pagi hari didapati pelajar bolos saat jam sekolah di wilayah kota. Sehingga mereka dibawa ke kantor Satpol untuk dilakukan pembinaan.

"Setelah sampai di kantor Satpol, di HP pelajar mecari nomor orang tua atau guru. Tapi didapati sebuah video tidak pantas dilihat," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Selain dilakukan pembinaan oleh petugas, lanjut Gunawan, para pelajar diserahkan kepada orang tuanya untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. "Ini tentu harus diketahui orang tuanya lebih dahulu dan video itu kita sarankan dihapus. Agar video tidak pantas menyebar ke pihak lain," ungkapnya.

Ditambahkan, kalau sanksi sifatnya tidak pidana, tapi pembinaan penyadaran kembali. Supaya anak-anak bisa tertib dan disiplin. "Jangan melepaskan anak begitu saja, termasuk saat anak berangkat sekolah dan harus diperhatikan. Karena mereka juga bisa terpengaruh lingkungan," pungkasnya. [zid/ito]

Tag : satpol, pp, pemkab, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more