09:00 . Lulus Passing Grade Tak Menjamin Lolos ke SKB   |   08:00 . Panen Hingga Cicipi Olahan Sate Jamur Petani Binaan ExxonMobil   |   07:00 . Anak Pilek, Bolehkah Minum Es?   |   18:00 . Tanah Bantaran Bengawan Solo di Bawah Jembatan Kaliketek Tergerus   |   17:00 . Aksi Bareng Relawan ExxonMobil   |   16:00 . Bangun Sinergitas Babinsa Ngambon Bantu Warga Atasi Longsor   |   15:00 . Pengenalan Keselamatan Berlalu Lintas, Begini Cerita Tino Voigt   |   14:00 . Sukarelawan EMCL Kerjabakti di Desa Ngraho   |   13:00 . Kunjungi Omah Jamur di Ngraho, Icipi Olahan Jamur Tiram   |   12:00 . Keren...!!! Belajar dari Internet, Pemuda Bojonegoro Berhasil Buat Sepeda Listrik   |   11:00 . Tanah Bantaran Bengawan Solo di Bawah Jembatan Kaliketek Longsor   |   10:00 . Aksi Program Relawan ExxonMobil di Desa Ngraho   |   09:00 . 1 April 2020, Parkir Berlangganan Mulai Diterapkan   |   08:00 . Musim Panen, Jasa Perontok Jagung Kebanjiran Sewa   |   07:00 . 4 Stereotip Wanita Karier yang Harus Diubah   |  
Wed, 26 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 19 October 2018 11:30

Revolusi Industri 4.0 Jadi Peluang dan Tantangan

Revolusi Industri 4.0 Jadi Peluang dan Tantangan

Kontributor: Candra Kurniawan

blokBojonegoro.com - Di era digitalisasi ini, Generasi Z atau sering dikenal kaum milenial, akan segera menggeser sebagian pekerjaan yang ada. Sedangkan pekerjaan saat ini, akan berevolusi menjadi tunduk pada perkembangan zaman, saat ini sering didengungkan sebagai Revolusi Indusrti 4.0.

Digitalisasi industri, seperti otomasi teller/kasir, mesin pabrik, parkir dan lain yang serba digital, secara langsung akan mengurangi lapangan pekerjaan. Di sisi lain, akan banyak kebutuhan tenaga kerja, namun angkatan kerja di Bojonegoro kebanyakan belum mampu mengambil peluang itu.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Insitute Development of Society (IDFoS) Indonesia, Joko Hadi Purnomo dalam acara Kuliah Umum Generasi Z dan Revolusi Industri 4.0 yang digelar di Pendopo Kabupaten Bojonegoro, Jumat (19/10/2018).

"Mental awal para pemuda harus dibangun agar siap menyambut revolusi pekerjaan yang akan terus datang. Selain itu, juga menyiapkan keahlian dan keterampilan untuk memperluas kesempatan kerja bagi pemuda di Bojonegoro," papar Joko.

Kuliah umum, dihadiri Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Kepala Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur, Akademisi UGM, dan DPRD Jawa Timur. Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, yang juga hadir di acara tersebut, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kuliah Umum Generasi Z dan Revolusi Industri 4.0 itu,

"Di Bojonegoro, melimpah sumber daya alam namun angka pengangguran juga masih tinggi. Di acara ini, hadir dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, bisa membagikan solusi bagaimana untuk mengatasi hal ini," jelas Wabup.

Kuliah umum sendiri, sebelumnya sudah diawali dengan diskusi dengan nara sumber dari DPRD Jatim, Khozanah Hidayati yang membahas peran perempuan milenial untuk revolusi industri. Direkutur INFIDm Sugeng Bahagijo menyampaikan kondisi kaum milenial di dunia. Sosiolog UGM, Arie Sujito memaparkan perubahan mindest pemuda untuk revolusi industi, dan dari Dinsaker Jatim yang menjelaskan daya dukung pemerintah untuk menyiapkan pemuda dalam menghadapi revolusi industri 4.0. [wan/lis]

Tag : revolusi, industri


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat