21:00 . 2019, Disnakan Targetkan 44.500 Ekor Indukan Sapi   |   20:30 . Awas...! Ada Perbaikan Rel di Baureno   |   20:00 . Tim Basket Bojonegoro Jajal Kekuatan Tim 3 Kabupaten   |   19:00 . Camat Sukosewu Sebut Normalisasi Kali Cegah Banjir   |   18:30 . Kreatif, Olah Sampah Jadi Kerajinan Menarik   |   18:00 . Musim Hujan, Kapolres Ingatkan Kewaspadaan Bencana   |   17:30 . Penampakan Sungai Mekuris Setelah Bikin 3 Tanggul Jebol   |   17:00 . Minim Penerangan, Taman Talun Sering Digunakan untuk Pacaran   |   16:00 . Pendidikan Tanggap Bencana   |   15:00 . Tahun ini, Dispendukcapil Sediakan 20 Ribu Blangko KIA   |   14:00 . Polres Bojonegoro Hanya Tetapkan Satu Tersangka   |   13:00 . PMII Bojonegoro Pertanyakan Integritas DPRD   |   12:00 . Siswa MI Sarangan Olah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif   |   11:00 . Aliran Sungai Mekuris Masih Deras   |   10:00 . Badan Kehormatan Dewan Bakal Panggil Ketua Fraksi   |  
Sun, 20 January 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 19 October 2018 19:30

HJB Bojonegoro ke-341

Tari Encek Grenjeng Ramaikan Serah Terima Api Abadi

Tari Encek Grenjeng Ramaikan Serah Terima Api Abadi

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Setelah melalui beberapa rute dari Kahyangan Api Kecamatan Ngasem, api abadi Grebek Berkah 2018 yang dibawa oleh Camat Kota Bojonegoro tiba di Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro, Jumat (19/10/2018).

Bupati Bojonegoro, Dr. Hajjah Anna Muawannah besera wakilnya Budi Irawanto dan keluarga bemenerima api abadi tersebut sebagai rangkaian pamungkas "Grebek Berkah HJB yang ke 341", yang hari ini diarak mulai dari Kayangan Api Kecamatan Ngasem dan berhenti di Pendopo Malowopati.

Setelah menerima api abadi, sembilan penari yang berasal dari Sanggar Angling Dharma turut memeriahkan seserahan api abadi di Pendopo Malowopati dengan menampilkan tari 'Encek Grenjeng'. Tari Encek Grenjeng sendiri berasal dari Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno yang mengambarkan swbuah upacara adat sedekah bumi sebagai bentuk penghormatan kepada sepasang leluhur desa setempat yaitu Akuwu Basunanda dan Nyi Lebdasari pada zaman dahulu.

Di dalam upacara adat itu digambarkan ada iring-iringan “encek” (wadah) berisi sajian gunungan hasil bumi dan makanan simbul rasa syukur dan suka cita masyarakat yang sudah menjadi tradisi dilengkapi disajikan hiburan tayub.[din/lis]

 

Tag : grebek, berkah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more