23:00 . Jan Ethes Gemesin Ikut Presiden Jokowi Upacara HUT ke 74 RI   |   22:00 . Pelatihan Kepemimpinan Active Citizens di Padepokan ASA   |   21:00 . Pekerja Proyek Gas JTB Ikuti Upacara Bendera   |   20:00 . Wow....! Tari Thengul Tampil di Istana Negara   |   19:00 . Unik, Warga Klangon Dirikan Gapura Bentuk Garuda Raksasa   |   18:00 . Warga Tulungagung Kibarkan Bendera Rakasasa di Tepi Bengawan Solo   |   17:00 . Totalitas Tari Thengul dan Gemuruh Penonton   |   16:00 . Tari Thengul Tampil Memukau di Istana Negera   |   15:30 . Pertamina Tanam 10.000 Pohon dan Serahkan CSR Rp1,2 Miliar   |   15:00 . 210 Napi Tak Dapat Remisi   |   14:00 . Napi Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI, 4 Orang Bebas   |   13:00 . Banom NU Banjarejo Bagikan Wakaf 1.000 Masker   |   12:30 . Momen Agustusan, Mansabo Kembangkan Potensi Siswa Melalui Lomba   |   12:00 . Banyak Peserta Upacara HUT RI di Alun-alun Bojonegoro Pusing   |   11:00 . Refleksi Hari Kemerdekaan, SLB Putra Harapan Bagi Bendera   |  
Sun, 18 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 22 October 2018 20:00

SMK Diharap Jadi Sekolah Berbasis Akademis dan Produksi

SMK Diharap Jadi Sekolah Berbasis Akademis dan Produksi

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Upaya pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terus dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadisdik Prov). Hal itu diungkapkan saat memberikan pembinaan kepada Seluruh Kepala SMK se Wilker 1 Jawa Timur.

"Saat ini, untuk memajukan SMK kepala sekolah harus punya 2 pola pikir yakni pertama pola pikir secara akademis dan yang kedua yakni SMK itu harus menjadi basis produksi," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadis Prov), Saiful Rahman 

Dirinya menjelaskan pola pikir yang pertama yakni pola akademis yang artinya setiap kepala sekolah itu harus memberikan wadah bagi seluruh siswa sehingga nantinya SMK itu bisa menjadi produksi SDM dan punya produk unggulan.

Sedangkan pola pikir kedua SMK harus menjadi basis produksi yang artinya setiap SMK harus punya produk yang benar-benar teruji dengan standarisasi yang telah ditentukan. Sedangkan untuk menentukan standarisasi produk itu harus pula menggandeng Badan Standarisasi Nasional (BSN).

Terpisah Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Soemiarso mengatakan SMK saat ini harus memang punya Ikon dan bisa menciptakan produk maupun punya Ikon yang ditonjolkan, sehingga dengan Ikon maupun produk yang dihasilkan bisa membuat SMK bisa menjadi lebih dikenal.

"Untuk itu, SMK di Bojonegoro harus punya ikon maupun punya produk yang ditonjolkan," bebernya kepada blokBojonegoro.com.

Diharapkan dengan adanya pembinaan kepada seluruh kepala SMK se Wilker 1 Jatim, Khususnya Bojonegoro kedepan, setiap SMK bisa mendorong dan memotivasi baik guru maupun siswa untuk mencoba menciptakan berbagai kreasi produk sehingga mampu meningkatkan daya saing antar SMK.[saf/lis]

Tag : sekolah, basis, smk

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat