18:00 . Jumlah DPT Pilkades Serentak Capai 428,437 Pemilih   |   17:00 . 270 Ahli Waris Menerima Dana Kematian dari Pemkab Bojonegoro   |   16:00 . Peternak Kerbau Beralih Sapi, inilah Faktornya   |   15:00 . Masa Kampanye, DPMD Berharap Cakades Tidak Profokatif   |   14:00 . 36 PNS di Bojonegoro Terima SK Pensiun   |   13:00 . Pemkab Targetkan Sertifikasi Aset - aset Pembelian Sejak 1997-2018   |   12:00 . Satu SMK di Bojonegoro Jadi Pilot Project Menko Perekonomian RI   |   11:00 . Populasi Kerbau di Bojonegoro Setiap Tahun Terus Menurun   |   10:00 . Walaupun Hasilnya Sama, Pilkades Hanya Digelar Satu Putaran   |   09:00 . Persiapan Pengamanan Jelang Pilkades, ini Pesan Wabup...   |   08:00 . LSP Pertanian Gelar Uji Kompetensi di SMK Migas Bojonegoro   |   07:00 . Doa-doa dari Al-Quran untuk Dibaca Suami Istri Selama Masa Kehamilan   |   19:00 . Tinggal Hitungan Hari, Porprov Jatim Segera Bergulir   |   18:00 . Kuota Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   17:00 . Pagu Siswa SMA Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |  
Tue, 18 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 22 October 2018 20:00

SMK Diharap Jadi Sekolah Berbasis Akademis dan Produksi

SMK Diharap Jadi Sekolah Berbasis Akademis dan Produksi

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Upaya pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terus dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadisdik Prov). Hal itu diungkapkan saat memberikan pembinaan kepada Seluruh Kepala SMK se Wilker 1 Jawa Timur.

"Saat ini, untuk memajukan SMK kepala sekolah harus punya 2 pola pikir yakni pertama pola pikir secara akademis dan yang kedua yakni SMK itu harus menjadi basis produksi," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadis Prov), Saiful Rahman 

Dirinya menjelaskan pola pikir yang pertama yakni pola akademis yang artinya setiap kepala sekolah itu harus memberikan wadah bagi seluruh siswa sehingga nantinya SMK itu bisa menjadi produksi SDM dan punya produk unggulan.

Sedangkan pola pikir kedua SMK harus menjadi basis produksi yang artinya setiap SMK harus punya produk yang benar-benar teruji dengan standarisasi yang telah ditentukan. Sedangkan untuk menentukan standarisasi produk itu harus pula menggandeng Badan Standarisasi Nasional (BSN).

Terpisah Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Soemiarso mengatakan SMK saat ini harus memang punya Ikon dan bisa menciptakan produk maupun punya Ikon yang ditonjolkan, sehingga dengan Ikon maupun produk yang dihasilkan bisa membuat SMK bisa menjadi lebih dikenal.

"Untuk itu, SMK di Bojonegoro harus punya ikon maupun punya produk yang ditonjolkan," bebernya kepada blokBojonegoro.com.

Diharapkan dengan adanya pembinaan kepada seluruh kepala SMK se Wilker 1 Jatim, Khususnya Bojonegoro kedepan, setiap SMK bisa mendorong dan memotivasi baik guru maupun siswa untuk mencoba menciptakan berbagai kreasi produk sehingga mampu meningkatkan daya saing antar SMK.[saf/lis]

Tag : sekolah, basis, smk

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more