21:00 . DLH Bojonegoro Gelar Pembinaan Bank Sampah   |   20:00 . Salah Faham, Klarifikasi Kakek yang Diusir Karena Beda Pilihan Calon Kades   |   19:00 . Polemik Pengusiran Kakek Asal Kumpulrejo Hanya Salah Faham   |   18:30 . HUT, Bupati Bersama Pengurus PDIP Ziarohi Bung Karno   |   18:00 . Tingkatkan Minat Baca, Siswa SLB Kunjungi Perpusda   |   17:30 . Beda Pilihan Calon Kades, Kakek Diusir   |   17:00 . Musim Hujan, Disnakkan Minta Peternak Unggas Perlu Waspada 2 Penyakit ini   |   16:00 . BKPP: Status SN Masih Diberhentikan Sementara   |   15:00 . Tak Kunjung Turun, Harga Cabai Malah Melambung Hingga Rp72.000 per Kilogram   |   14:00 . Diduga Beda Pilihan Pilkades, Kakek 80 Tahun Diusir dari Rumah   |   13:00 . Talkshow: Cerita Inspiratif Founder Drone Emprit Asal Desa - Part 2   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Gelar Tes Simulasi CAT CPNS   |   11:00 . 3 Lowongan Kepala Dinas Masih Sepi Pendaftar   |   10:00 . 2019 Target Pengunjung Perpusda Terpenuhi Dominasi Usia 17-25 Tahun   |   09:00 . Talkshow Bareng Founder Drone Emprit dan Kadis Kominfo   |  
Wed, 22 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 23 October 2018 09:00

Penjaga Sound Panjat Tiang Bendera

Gebyar Si Joni Heroik, Senyap untuk Krisna

Gebyar Si Joni Heroik, Senyap untuk Krisna Tampak penjaga sound memanjat tiang untuk mengambil tali yang ditarik ke atas. (Video diambil amatair oleh peserta upacara di Kecamatan Kanor)

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com – Aksi nekat yang dilakukan Krisnawan, warga Desa Balungdowo, Kecamatan Kapohbaru, Kabupaten Bojonegoro yang memanjat tiang bendera saat upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2018 kemarin, tak seheboh apresiasi untuk Yohanes Ande Kala (13) bocah asal Desa Silawan, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seperti diketahui, Yohanes atau disapa Joni aksinya viral di media sosial. Tiang bendera setinggi 23 meter itu dipanjatnya dengan berani. Tanpa alat bantu apa pun, tanpa alas kaki.

“Ya beda banget apresiasinya terhadap Joni dan pemanjat sekelas upacara di kecamatan kemarin,” kata salah satu warga Kecamatan Kanor yang ikut upacara kemarin, Ghofur.

Walaupun begitu, dalam waktu dekat pihak Kecamatan Kanor tetap akan memberikan apresiasi. Hal itu disampaikan Plt. Camat Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Masirin, kepada blokBojonegoro.com, Selasa (23/10/2018).

Pihaknya berterima kasih kepada penjaga sound system atas bantuan dan desikasinya yang memanjat tiang bendera. Sehingga pelaksanaan pengibaran bendera saat upacara HSN 2018 bisa dilanjutkan kembali.

“Ucapan terima kasih pasti ada, karena kemarin belum sempat. Sebab, setelah upacara langsung digelar istigosah. Mungkin nanti di momentum tertentu akan kita undangan yang bersangkutan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin (22/10/2018) jika prosesi pengibaran bendara seperti kebanyakan upacara. Dengan khas ala santri yakni bersarung, tim pengibar melangkahkan kaki tegap menuju ke tiang bendera. Saat bendera mulai ditarik itulah, simpul tali yang tertaut di bender lepas, sehingg tali tertarik ke atas.

Untung saja, ada petugas penjaga sound yang sigap dan langsung memanjat tiang hingga beberapa meter. Dengan santai, ia mengambil tali yang terlepas untuk diberikan ke pengibar. Prosesi dilanjutkan sampai bendera di pucuk atas tiang. [lin/mu]

TALI BENDERA LEPAS SAAT UPACARA HSN DI KANOR

Tag : upacara, HSN, bendera, tiang, tali lepas


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat