08:00 . Diduga Balapan Liar, Hantam Fortuner Tewas di TKP   |   07:00 . 3 Pertanyaan Selain 'Kapan nikah' Saat Reuni   |   06:00 . Pengemudi Warga Simbatan, Patah Kaki dan Tangan   |   21:00 . Pasca Pemilu, Kapolres Himbau Jangan Ada Pawai   |   20:00 . Ngeri...! Kecelakaan Margomulyo Balen Bojonegoro   |   19:00 . Jokowi-Amin Menang 67 Persen di Bojonegoro   |   18:30 . Datangi Polres, Kadishub Bojonegoro Laporkan Balik Istrinya   |   18:00 . Meski Surat Suara Tertukar, KPU Mengklaim Tidak Ada PSU   |   17:00 . Evakuasi Korban, Jalan Raya Macet Cukup Panjang   |   16:00 . Avanza Vs Truk di Margomulyo, 2 Mobil Ringsek   |   15:00 . Triwulan Pertama, Ada 850 Klaim Asuransi ke Jasa Raharja   |   14:00 . SMPN 1 Kapas Kembali Rebut Juara Pencak Silat O2SN   |   12:00 . Saat Pemungutan Suara, Tiga TPS Surat Suaranya Tertukar   |   09:00 . Panitia Gandeng Mahasiswa dan Komunitas, Ini Alasannya?   |   08:00 . Rayakan Hari Jadi, AMSI Gelar Kontes Jurnalistik dan Seminar Anti Hoax   |  
Fri, 19 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 24 October 2018 07:00

Rajin Menulis dengan Tangan Bikin Otak Tambah Cerdas

Rajin Menulis dengan Tangan Bikin Otak Tambah Cerdas

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Kehadiran perangkat teknologi yang canggih membuat semakin banyak orang meninggalkan tulisan tangan.

Ketika hendak mencatat sesuatu, tak sedikit yang memilih menggunakan ponsel atau alat elektronik lainnya karena alasan praktis dan langsung tersimpan di arsip ponsel.

Padahal, menulis dengan tangan jauh lebih baik dari mengetik.

Pakar analisis tulisan tangan, Deborah Dewi menjelaskan, rajin menulis dengan tangan akan membuat kemampuan kognitif seseorang semakin terasah.

“Ada perbedaan yang sangat signifikan antara memproses informasi dengan diketik dan ditulis. Tentu semakin sering seseorang menulis, bukan mengetik, maka area kognitif di otaknya semakin terasah.”

Hal itu diungkapkan Deborah dalam sebuah workshop yang dilaksanakan di kawasan M.H. Thamrin, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Seseorang yang menulis dengan tangan juga akan memiliki memori otak yang lebih baik. Alasannya, ketika kita mengetik sesuatu, misalnya di ponsel, bagian tubuh yang terlibat cenderung lebih sedikit dan gerakan yang dilakukan lebih sederhana.

Berbeda dengan menulis tangan yang lebih kompleks. Bagian tubuh yang bergerak tak hanya tangan, namun hingga ke bagian lengan. Hal ini membuat area otak yang terstimulasi lebih banyak.

Ketika banyak hal kita tuangkan dalam tulisan tangan, maka pikiran tak akan lagi terasa penuh.

“Pernah merasa blank? Itu karena mind overload. Ini bisa dikosongkan dengan ditulis atau diketik. Tapi jika ditulis akan lebih mudah ingat,” tutur satu-satunya ahli grafolog Indonesia yang bernaung di bawah American Association of Handwriting Analyst (AAHA) dan American Handwriting Analyst Foundation (AHAF) itu.

Setiap manusia memiliki pola tingkah laku, yakni berpikir (thinking), merasa (feeling) dan beraksi (action). Ketika pikiran mampu berjalan dengan baik, maka perasaan dan aksi akan sejalan.

Sebaliknya, ketika pikiran sudah ruwet, maka akan berdampak buruk pula pada perasaan dan aksi.

Kebiasaan menulis tentunya bisa dilatih dan terus diasah. Ketika proses kognitif terus diasah, maka pikiran akan semakin tajam dan seseorang akan menjadi lebih kritis.

“Maka bawa kembali budaya menulis. Bisa mengetik kan bukan berarti mengeliminasi menulis. Bahkan bisa sekadar menulis buku harian atau menulis pokok pikiran penting,” kata Deborah.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more