21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |   19:45 . Wagub Jatim Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:30 . Tambahan 1 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:15 . Via Vidcon, Wagub Emil Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:00 . Mahasiswa ini Kuliah Sambil Berwirausaha Bisnis Camilan Kurma Selimut   |   18:00 . Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Apresiasi Penanganan Covid-19 di Bojonegoro   |   17:00 . Meski Kecewa Batal Berangkat, Calon Haji Pasrah   |   16:00 . Bupati Ngopdar Bersama Pemuda Bojonegoro   |   15:00 . Ular Sanca Kembang Hebohkan Warga Balen   |   14:00 . Diduga Penyakit Mata Tak Kunjung Sembuh, Warga Desa Karangdowo Gantung Diri   |   12:00 . Bhayangkari Bojonegoro Bagi Paket Suplemen dan Masker untuk Posko Covid-19   |   11:00 . Selain Emas, BPKB Juga Dominasi Agunan di Pegadaian saat Pandemi   |   10:00 . Tatib Direvisi, DPRD Bojonegoro Gelar Rapat dengan Video Conference   |   09:00 . 17.260 Siswa SMP-MTs Terima Kelulusan   |  
Sat, 06 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 24 October 2018 14:00

Sumbangan Pendidikan Diperbolehkan, Asal...

Sumbangan Pendidikan Diperbolehkan, Asal...

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Dugaan maladministrasi pungutan di SMAN 1 Bojonegoro, sehingga pihak ombudsmen meminta klarifikasi ke beberapa pihak terkait, mendapat tanggapan dari Dewan pendidikan Bojonegoro. Pasalnya pembiayaan atau sumbangan sekolah di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), pembiayaan belum sepenuhnya dari Pemprov maupun pusat.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Pendidikan Bojonegori, Sri Minarti. Menurutnya, dalam menilai pungutan atau pembiayaan di SMAN 1 Bojonegoro itu harus dilihat dulu peruntukanya, dan sudahkah melalui prosedural yang ada dan telah disepakati bersama. Baik komite sekolah dan wali murid, apakah untuk pembangunan atau peningkatan mutu kualitas pendidikan.

"Bilamana untuk kemajuan kualitas sekolah pastinya sangat mendukung, asal sumbangan itu sesuai dengan prosedural dan disepakati bersama komite dan walimurid," beber Wanita yang akarab disapa Bu Min.

Bu Min menambahkan, sumbangan pendidikan itu proseduralnya memang melalui komite dan besaran sumbangan itupun juga kesepakatannya sudah melalui prosedural, bahkan besaran sumbangan itupun memang diperuntukan bagi wali murid yang mampu.

"Kalaupun ada keberatan bisa juga mengajukan keringanan pembayaran sumbangan pendidikan ke Ketua Komite atau Sekolah," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Seperti diketahui pungutan sekolah SMAN 1 Bojonegoro dilaporkan salah satu wali murid ke ombudsmen. Dengan adanya laporan itu pihak ombudsmen meminta kepada kepala Sekolah, Ketua Komite dan Kepala Cabdindik Bojonegoro harus memberikan klarifiasi atas dugaan itu. [saf/ito]

Tag : Pungutan, sma, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat