15:00 . Jajanan Khas Kampung Ini Tembus Pasaran Luar Kota   |   13:00 . H-10 Pengerjaan dan Material Proyek Jalan Nasional Sudah Bersih   |   12:00 . Kapolres Cek Jalan Nasional Jelang Arus Mudik Lebaran   |   11:00 . Pengamanan Hasil Pemilu, 400 Aparat Gabungan Disiapkan   |   10:00 . Puasa Ramadan, Peserta Upacara Harkitnas Mengeluh Pusing Dan Mual   |   08:00 . Tes Wawancara, Tentukan 10 Nama Calon KPU   |   07:00 . Tips Mengurangi Bau Mulut di Saat Puasa   |   22:00 . Antisipasi Aksi 22 Mei, Polres Bojonegoro Siaga di Stasiun   |   21:00 . Gandeng Pemuda NU, Ahbabul Musthofa Tebar Ta'jil di Kedungadem   |   20:00 . PC IPNU IPPNU Bojonegoro Ngaos Administrasi   |   19:30 . Baksos Ramadan dan Parenting Connection JCI Bojonegoro   |   19:00 . Viking Bojonegoro Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim   |   18:30 . Bersama Komunitas Offroad, Kapolres Bojonegoro Bagi Takjil   |   18:00 . Bedah Keorganisasian, Tingkatkan Keterampilan Kader Jalankan SOP   |   17:00 . Pentingnya Pendidikan Agama untuk Anak   |  
Mon, 20 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 27 October 2018 20:00

Tari Thengul Ramaikan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental di Manado

Tari Thengul Ramaikan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental di Manado

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Bertempat di lapangan KONI Sario, Kota Manado Sulawesi Utara, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Sri Puan Maharani membuka secara resmi Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental 2018.

Dalam sambutannya, Menko PMK Puan Maharani mengatakan, ajang itu penting untuk menekankan pentingnya revolusi mental sebagai pondasi pembangunan bangsa. "Gerakan Nasional Revolusi Mental pada intinya adalah sebuah gerakan menghilangkan penghambat kemajuan dan membangun peradaban bangsa yang lebih baik," ujarnya.

Pemerintah telah berupaya mewujudkan praktik pembangunan budaya berkemajuan itu melalui berbagai hal. Misalnya saja, dalam hal pelayanan publik. Menurut Puan, birokrasi melayani bukan lagi sebuah mimpi.

"Pelayanan publik yang memberikan kenyamanan, kemudahan, dan kepuasan bagi masyarakat membutuhkan komitmen tinggi dari para aparatur negara. Kini, sudah mulai terlihat perubahan," tuturnya.

Selain itu Puan juga berharap, setiap kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah tak cepat puas dengan perbaikan layanan yang ada. "Kita perlu jadikan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental ini sebagai momentum penting untuk melahirkan berbagai inovasi kreatif dalam pelayanan publik yang prima," tuntas Puan.

Kegiatan  yang digelar selama 3 hari, 26 sampai 28 Oktober 2018 tersebut dihadiri sedikitnya 15.000 peserta, yang berasal dari Kemenko PMK dan kementerian terkait, Gubernur dan Bupati Se-Indonesia, BUMN dan BUMD, akademisi, dan Gugus Tugas Revolusi Mental.

Para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan, antara lain pemutaran film bertema revolusi mental, rembuk nasional, pameran inovasi layanan publik dan karnaval.

Dalam acara ini juga menampilkan kreativitas anak bangsa, pementasan kesenian dan budaya daerah, salah satunya Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur ikut berpartisipasi dengan menampilkan tari thengul.

Turut hadir pula Bupati Bojonegoro Anna Mua’wanah didampingi asisten pemerintahan kepala dinas kebudayaan pariwisata dan kabag humas protokol. "Saya sangat mengaperisiasi tari thengul dapat tampil di sini di tingkat nasional, karena secara tidak langsung mempromosikan Bojonegoro di tingkat nasional," tutrunya.

Selain itu acara tersebut juga turut dihadiri sejumlah menteri, yaitu Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin. [lin/mu]

Tag : tari thengul

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat