11:00 . Ditemukan Meninggal, Korban Terseret Sejauh 8 Kilometer   |   10:00 . Diduga Takut, Banyak Pedagang Pasar Sumberrejo Tutup Stand   |   09:00 . Kades Sukorejo, Pasar Krempyeng Dipindah Sudah Difikirkan Matang   |   08:00 . Pedagang Tiga Pasar Tradisional di Rapid Test   |   07:00 . Pahami 4 Tanda Kekebalan Tubuh Sedang Melemah   |   19:00 . 1 Tambahan Baru, Kumulatif 52 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   18:00 . PBG Tuban: Kembangkan Inovasi, Lahirkan Prestasi   |   16:00 . Programmer Muda Asal Bojonegoro Bikin Aplikasi Bantu Pelayanan Warga   |   15:00 . Warga Desa Sukorejo Ingin Pasar Krempyeng Dibuka   |   14:00 . Tri Unggul EM, Resmi Jabat Ketua PN Bojonegoro   |   13:00 . Bagana Ansor Gondang Bantu Pencarian Korban   |   12:00 . Lebih Nyaman, UDD PMI Bojonegoro Resmikan Gedung Donor Baru   |   11:00 . Penerapan New Normal, Farida Hidayati Desak Pemerintah Pusat dan Daerah Perhatikan Pesantren   |   10:00 . Mengenal Lebih Dekat Arga Marvel, Penyanyi Asal Bojonegoro   |   09:00 . Pulang dari Ladang, Warga Gondang Terseret Arus Kali Kandangan   |  
Sat, 30 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 29 October 2018 09:00

Debit Air Waduk Pacal Susut, Ikan Mudah Dipancing

Debit Air Waduk Pacal Susut, Ikan Mudah Dipancing

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com - Kemarau masih berlangsung. Debit air Waduk Pacal yang berada di Desa Kedungsumber, Kecamatan Tamayang menyusut dratis.

Namun, hal itu menjadi berkah tersendiri bagi warga yang hobi memancing. Pasalnya, ikan di waduk peninggalan Penjajah Belanda itu mudah memakan kail yang dilempar warga yang tengah memancing.

"Ya airnya dangkal. Jadi ya mudah memancingnya," kata seorang warga, Warsiman kepada blokBojonegoro.com kemrin.

Dikatakan Warsiman, dirinya sering sekali memangcing di Waduk Pacal dan ia bersyukur sering dapat ikan banyak.

Di Waduk Pacal terdapat beberapa jenis ikan, di antaranya ada tawes, tombro, nila, mujaer dan lainnya. Ukurannya pun lumayan besar. Bahkan ada yang sebesar telapak tangan orang dewasa. Menurut Warsiman, hasil memancingnya tersebut ia buat lauk makan di rumah.

Umpan memancing pun juga mudah yaitu dengan menggunakan lumut. Biasanya Warsiman membawa umpan secukupnya dan ia tak sendiri, banyak warga lain yang juga ikut mancing.

"Ikut menemani mancing sambil cari rumput," ujar Jari.

Terlihat, debit air waduk makin dangkal, bahkan di tepian waduk kedalaman air hanya di atas lutut orang dewasa.

Sekadar diketahui, warga tidak hanya memancing tapi juga sebagian mengambil ikan dengan jala dan hasilnya dijual ke pasar maupun kepada pengunjung yang datang. [top/mu]

Tag : waduk pacal


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat