19:00 . Ketua Komisi B Terima Banyak Keluhan Sektor Pertanian   |   18:00 . Rumput Lahan Kosong Terbakar, Warga Desa Campurrejo Panik   |   17:00 . Syahdu di Warung Semok Bareng Gong Bumbung   |   15:00 . Gong Bumbung Jidok Temani Warung Semok   |   14:00 . Mars Kemenag, Ajang Kenalkan ASN Untuk Tanamkan Kerja dan Jalin Kesatuan   |   13:00 . Harga Emas Terpantau Turun Rp 3.000 Per Gram   |   12:00 . Tingkatkan IDM di Bojonegoro, Pemkab Sinergikan Para Pemangku Kebijakan   |   11:00 . Hari Terakhir, BPKAD dan Bapedda yang Diminati, Disdik Masih Kosong   |   10:00 . Saka Wira Kartika Siaga Kodim Bojonegoro Laksanakan Baksos di Rendeng   |   09:00 . Disnakan Berikan Bimtek Pengolahan Pakan Ternak   |   08:00 . Sejuk dan Jernih, Wisata Air yang Murah dan Menarik   |   07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   20:00 . Peringati Milad HMI Akan Gelar Lomba Menulis   |   19:00 . Hadapi Puncak Musim Hujan, BPBD Petakan KRB   |   17:00 . Dinsos Bojonegoro, Anggarkan Rp15,3 M untuk KPM BPNT-D   |  
Wed, 29 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 29 October 2018 23:00

Tenggelam, Dua Anak SD Meninggal

Ibu Vano: Sabtu Bilang Mau Mijat Terakhir Tanpa Upah

Ibu Vano: Sabtu Bilang Mau Mijat Terakhir Tanpa Upah

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Meski tak ada firasat apa-apa, namun ada kenangan terakhir yang membekas di hati ibu almarhum M. Vano Fakhri Mochtar (8),  pelajar kelas 3 SD di Desa Sambiroto, RT.01/RW.01 yang meninggal karena tenggelam.

"Sabtu bilang mau mijat terakhir tanpa upah," ujar Erfien Sulistiyowarni.

Erfien menambahkan, dalam mengucapkan kata-kata itu, anaknya sangat serius. Vano sempat mengatakan pada hari Sabtu (27/10/2018) kemarin mau memijat ibunya tanpa dibayar. "Tapi setelah itu, katanya dia tidak mau lagi diminta mijit. Kalau diminta, harus bayar," terangnya.

Di mata Erfien, Vano anak yang penurut dan rajin ikut mengaji setelah magrib. Namun kalau siang, memang suka bermain bersama teman-temannya. Terutama mencari ikan.

"Biasanya mencari ikan di kali atau sawah dekat-dekat sini. Nggak tahu kok hari ini jauh sampai di sana mainnya," sambungnya.

Setiap kali bermain, kadang Vano pamit dulu kepada ibunya. Namun juga tak jarang langsung pergi. Sebab, putra pertama dari pasangan Mochtar dan Sulitiyowarni itu sering diikuti adiknya yang berusia 3,5 tahun ketika mau pergi.  [ito/lis]

Tag : siswa, sd, tenggelam, sambiroto


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat