19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Tue, 23 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 02 November 2018 07:00

Penyebab dan Cara Mengatasi Anak yang Sulit Makan

Penyebab dan Cara Mengatasi Anak yang Sulit Makan

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Proses memberikan makan kepada anak bukan perkara mudah. Salah satu tantangan yang acapkali dihadapi adalah anak susah makan.

Dalam keterangan pers kepada Kompas.com, Nutricia Advanced Medical Nutrition mengungkapkan, dari riset yang dilakukan Lindberg tahun 1991 terungkap, 50 - 60 persen orangtua mengeluhkan masalah makan pada anak.

Studi di Chicago yang dilakukan Reau tahun 1996 menemukan ada sederet masalah perilaku makan yang paling sering dijumpai pada anak, seperti tidak selalu lapar saat jam makan, mencoba mengakhiri makan setelah beberapa suapan, atau pilih-pilih makanan.

Di sisi lain, masalah makan berdampak buruk terhadap kesehatan anak, seperti gangguan pertumbuhan, rentan terhadap infeksi, dan bahkan kematian.

“Tumbuh kembang anak sejak lahir sampai usia 2 tahun sangat pesat. Anak memerlukan pemberian makanan yang mengandung zat gizi mikro (protein, lemak, karbohidrat) dan makro (vitamin dan mineral) untuk mencapai tumbuh kembang optimal,” ujar dr Nur Aisiyah Widjaja, SpA(K).

Hal ini disampaikan dalam keterangan pers Bicara Gizi yang dilakukan Nutricia Advanced Medical Nutrition, Selasa (30/10/2018).

Aisyah melanjutkan, tidak hanya jenis makanan. Banyak yang belum paham bahwa pola pemberian dan perilaku makan juga berperan penting dalam menentukan masa depan anak.

Penelitian di Indonesia menunjukkan, masalah makan dapat diklasifikasikan menjadi inappropriate feeding practice, small eaters, dan parental misperception. 

Inappropriate feeding practice, merupakan masalah makan yang disebabkan oleh perilaku makan yang salah ataupun pemberian makanan yang tidak sesuai dengan usia anak.

Kemudian small eaters merupakan terminologi yang dipakai untuk anak dengan keluhan makan sedikit, sehingga status gizinya kurang.

Sedangkan food preference adalah terminologi yang dipakai untuk mencakup keluhan pilih-pilih makan atau penolakan terhadap makanan tertentu.

“Ketiga masalah ini seringkali disepelekan dan perlu mendapatkan intervensi karena dapat mempengaruhi asupan nutrisi dan kondisi kesehatan anak," kata Aisyah.

"Jika terjadi secara berkelanjutan, terlebih di usia optimal hingga dua tahun, anak terancam menderita malnutrisi yang berujung pada stunting."

Nah, untunglah ada tiga hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah makan, yaitu mengetahui penyebabnya, evaluasi faktor dan dampak nutrisi, serta upaya perbaikan.

Pada inappropriate feeding practice, orang tua perlu memperhatikan jadwal, lingkungan dan prosedur pemberian makan.

Sedangkan pada kasus small eater, diperlukan penerapan aplikasi food rules yang benar, serta melakukan boosting kalori melalui makanan padat yang difortifikasi serta susu densitas kalori tinggi 0,9-1,2 kkal/ml atau densitas kalori 1,5 kkal/ml.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat