12:00 . CPP Gundih Kembali Beroperasi   |   08:00 . Selamat Jalan Pak Yohanes Kepala Ruangan Radiografer RSUD Bojonegoro   |   07:00 . Kencan Virtual dengan Pacar Jadi Solusi Obati Rindu di Masa Pandemi   |   21:00 . Waspada, Kasus Aktif Covid 19 di Kanor Makin Tinggi   |   20:00 . Akhir Tahun 2020 Beasiswa Tugas Akhir Segera Dicairkan   |   19:00 . 17 TPS di Kota Bojonegoro Masih Kurang Tampung Tingginya Sampah   |   18:00 . Tahun 2020, Puluhan Miliaran Digelontorkan untuk Madin   |   16:00 . Histeris.....!!! Saat Satu Orang Ikut Terbang Bersama Layangan Naga   |   15:00 . Harga Logam Mulia Meroket Tajam, Masyarakat Banyak Ajukan Buyback   |   14:00 . Sidang Ke IV, Para Tergugat I,II,III dan IV Bacakan Tanggapanya Terkait PI Blok Cepu   |   13:00 . Masker Medis Mulai Kembali Diburu Masyarakat   |   12:00 . Hampir Tak Mendaftar, 2 Jam Ngebut Rekaman dan Bikin Video Clip   |   11:00 . Murid Peristiwa Harmonni Masuk Finalis Campus Harmony 2020, Ayo Dukung...!   |   10:00 . Pancaroba, BPBD Himbau Masyarakat Mewaspadai Hujan Disertai Angin Kencang   |   09:00 . Kekeringan di Bojonegoro Diprediksi Tak Separah 2019   |  
Wed, 30 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 07 November 2018 19:00

Raperda Pelestarian Kesenian Tradisional

Peduli Kesenian, Perda PKT Perjelas Tupoksi

Peduli Kesenian, Perda PKT Perjelas Tupoksi

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Melihat kesenian tradulisional di Kabupaten Bojonegoro yang dirasa mulai tersingkirkan, sehingga perlu adanya payung hukum salah satunya Perturan Daerah (Perda) Pelestarian Kesenian Tradisional (PKT). Dengan begitu diharapkan akan memperjelas tupoksi dalam memunculkan kepedulian terhadap kesenian di Kota Ledre.

Pimpinan Komisi A, Anam Warsito menuturkan, Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) tentang pelestarian kesenian tradisional ini dianggap perlu, karena kesenian cermin peradaban dan ekspresi budaya. Di dalamnya mengandung nilai-nilai adi luhur yang turut pembentuk perilaku dan watak manusia ke arah perilaku arif dan bijaksana.

"Tapi sekarang ini menunjukan tren semakin tergesernya kesenian tradisional oleh kesenian dan kebudayaan lain yang tidak sesuai dengan nilai dan norma masyarakat Bojonegoro," tuturnya saat Focus Group Discusion (FGD) Raperda di Sanggar Seni Budaya Anugrah Desa Jono Kecamatan Temayang, Rabu (7/11/2018).

Politisi Partai Gerinda itu juga menyebut, kalau kesenian tradisional dengan segala kekhasannya merupakan modal dalam pengembangan Kota Bojonegoro sebagai kota seni, budaya dan wisata. Serta kelestarian kesenian beserta keunikannya dapat memperkokoh jatidiri dan martabat bangsa dan menumbuhkan wawasan kebangsaan. Bahkan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Perda PKT ini untuk memperjelas ruang lingkup kewenangan pembangunan kebudayaan agar tetap lestari, perlu adanya suatu acuan yang menjadi dasar dalam melaksanakan perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan, khususnya dalam memberi layanan publik di bidang kesenian. Maka komisi A DPRD Bojonegoro menginisiasi Perda tentang Pelestarian Kesenian Tradisional Bojonegoro," ujarnya.

Dalam FGD untuk mengakomodir masukan masyarakat itu, selain dihadiri anggota Komisi A diantaranya Anam Warsito, Donny Bayu Setiawan, H.M Ali Mustofa, Rasijan dan Mashuri. Tim dari LPPM Unigoro yang ditunjuk untuk menyusun naskah akademik Raperda tersebut juga dihadirkan. Serta mengudang NGO, seniman, budayawan, mahasiswa, Dinas Pendidikan dan Dinas Budaya dan Pariwisata. [ito/lis]

 

Tag : perda, pkt


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat