11:00 . Macam Ekspresi Peserta UNBK   |   10:00 . UNBK SMK Hari Pertama, 5 Siswa Mengundurkan Diri   |   09:00 . Segera Gelar Puslatkab, KONI Bakal Gandeng Konsultan dari UNESA   |   08:00 . Pertamina: Beli BBM di Mitra Resmi   |   07:00 . Tips Karier: Lakukan 5 Cara Ini Agar Sukses Jadi Girl Boss   |   22:00 . Gelar Salawatan, GP Ansor Ajak Jaga Keutuhan NKRI   |   19:00 . POM Mini Meledak   |   18:00 . Organisasi KBT Bantu Pembersihan Lokasi Pembangunan   |   17:00 . Deklarasi Rabu Putih, GP Ansor Ajak Lakukan ini....   |   16:00 . Babinsa Bersama Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember Bersihkan Lapangan   |   15:00 . 10 Sumur Bor Bakal Dibangun di Lima Kecamatan   |   14:00 . Meski Hujan, 5000 Pasukan Hadiri Apel Kebangsaan   |   13:00 . Pom Mini Terbakar, Pemilik Luka dan Merugi Puluhan Juta   |   12:00 . Anggaran Normalisasi dan Pembuatan Embung Capai Rp1 M   |   11:00 . 2019, Sekolah Tidak boleh Angkat Guru Honorer Lagi   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 08 November 2018 14:00

Kekeringan, Sebagian Warga Napis Gali Sungai Kering

Kekeringan, Sebagian Warga Napis Gali Sungai Kering

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com  - Sebagian warga Dusun Daplangu, Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro kekurangan air bersih. Bahkan, mereka rela mereka menggali sungai yang kering.

Galian itu pun sumbernya juga terbatas. Galian yang berdiameter sekitar lebar 30 cm, dengan kedalaman 40 cm tersebut airnya juga sedikit keruh.

Tapi, sebagian warga di sana tetap menggunakan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari, baik untuk mandi, masak dan lainnya.

Di sekitar sumber itu, yang jaraknya kurang lebih 10 meter terdapat bau yang tak sedap. Tapi kondisi itu tidak dihiraukan oleh warga.

Menurut warga setempat Sukardi, dirinya dari dulu saat kemarau tiba biasa memanfaatkan sumber air di sungai yang sudak tidak mengalir. "Ya saya gali biasanya sungai yang kering itu masih ada sumbernya di dalamnya," ungkap Sukardi, Kamis (8/11/2018).

Jarak sungai denagan rumahnya tak begitu jauh yaitu sekitar 50 meter. Dirinya sudah terbiasa dengan konsidi tersebut.

Di situ arang sekali ada bantuan air bersih dari ada bantuan aie bersih dari pemerintah. Sebab, rumahnya jauh dari jalan raya dan jalannya setapak jadi tidak memungkinkan kendaraan roda empat masuk.

Warga lain Pasri menuturkan, warga setempat tetap biasa saja menggunakan air tersebut. Karena sumber mata air juga susah didapat selain di sunagi itu."Sudah biasa mengandalkan air di sungai tersebut," beber Pasri. [top/lis]

 

Tag : kering, sungai

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more