19:00 . Belasan CJH Bojonegoro Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci   |   18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |   15:00 . Musim Kemarau, Disnakkan Klaim Petani Ikan Sudah Panen   |   14:00 . Laga Kontra Arema Malang United Jadi Uji Coba Terakhir Persibo   |   13:00 . DPD AGPAII Bojonegoro Resmi Dikukuhkan   |   12:00 . Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional, Pertamina Gandeng 5 PTN   |   11:00 . Penetapan Caleg Tepilih, KPU Hanya Diberi Waktu Lima Hari   |   10:00 . Ratusan Guru PAI se-Bojonegoro Ikuti Pembinaan dan Halal Bihalal   |   09:00 . Cinta NKRI, Urus KTP Diusia Senja   |   08:00 . Abimanyu Dilantik Jadi Pj. Sekda Bojonegoro   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |   22:00 . Awak Media Diminta Keluar Saat Liput Pelantikan, Ini Alasan Bupati   |   21:00 . Bupati Resmi Lantik Pj Sekda Bojonegoro   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 08 November 2018 14:00

Kekeringan, Sebagian Warga Napis Gali Sungai Kering

Kekeringan, Sebagian Warga Napis Gali Sungai Kering

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com  - Sebagian warga Dusun Daplangu, Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro kekurangan air bersih. Bahkan, mereka rela mereka menggali sungai yang kering.

Galian itu pun sumbernya juga terbatas. Galian yang berdiameter sekitar lebar 30 cm, dengan kedalaman 40 cm tersebut airnya juga sedikit keruh.

Tapi, sebagian warga di sana tetap menggunakan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari, baik untuk mandi, masak dan lainnya.

Di sekitar sumber itu, yang jaraknya kurang lebih 10 meter terdapat bau yang tak sedap. Tapi kondisi itu tidak dihiraukan oleh warga.

Menurut warga setempat Sukardi, dirinya dari dulu saat kemarau tiba biasa memanfaatkan sumber air di sungai yang sudak tidak mengalir. "Ya saya gali biasanya sungai yang kering itu masih ada sumbernya di dalamnya," ungkap Sukardi, Kamis (8/11/2018).

Jarak sungai denagan rumahnya tak begitu jauh yaitu sekitar 50 meter. Dirinya sudah terbiasa dengan konsidi tersebut.

Di situ arang sekali ada bantuan air bersih dari ada bantuan aie bersih dari pemerintah. Sebab, rumahnya jauh dari jalan raya dan jalannya setapak jadi tidak memungkinkan kendaraan roda empat masuk.

Warga lain Pasri menuturkan, warga setempat tetap biasa saja menggunakan air tersebut. Karena sumber mata air juga susah didapat selain di sunagi itu."Sudah biasa mengandalkan air di sungai tersebut," beber Pasri. [top/lis]

 

Tag : kering, sungai

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat