19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Tue, 23 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 12 November 2018 16:00

Wow...! Anggaran Rp11,9 M Digelontorkan untuk Madin

Wow...! Anggaran Rp11,9 M Digelontorkan untuk Madin

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Anggaran untuk Bantuan Penyelenggara Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) tahun 2018 ini dipersiapkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, jumlahnya mencapai Rp11,9 miliar. Dana itu diperuntukan bagi guru Madrasah Diniyah (Madin) dan murid Madin.

Hal itu diungkapkan oleh Kasi Program dan Laporan (Prolap), Disdik Bojonegoro, Agus Ansori, saat ditemui blokBojonegoro.com.

Menurut Agus Ansori, total anggaran BPPDGS tahun 2018 ini sebesar Rp11,9 miliar lebih. Dana itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur dan APBD Kabupaten Bojonegoro.

Anggaran itu, kata Agus, diberikan untuk guru maupun murid madin selama sembilan bulan dengan jumlah anggaran sebesar Rp11.918.430.000. Rinciannya untuk Madin tingkat Ula sebesar Rp8.462.530.000 (8 miliar) dan Madin Wustho Rp2.900.700.000 (2 miliar), serta untuk guru tingkat Ula dan Wustho totalnya sebesar Rp556.200.000.

Agus melanjutkan, untuk proses pencairan dana tersebut masih menunggu diterbitkannya Surat Keputusan (SK) dari Bupati Bojonegoro. "Setelah ada SK Bupati dana langsung dicairkan oleh Madrasah Diniyah (Madin)," katanya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro mengadakan sosialisasi bagi penerima bantuan tersebut, agar nanti Madrasah Diniyah baik itu tingkat Ula dan Wustho bisa tahu syarat-syarat yang perlu disiapkan.

"Tentu program ini sangat membantu guru madin agar lebih sejahtera, sehingga mutu pendidikan dan kualitas pendidikan madrasah diniyah di Bojonegoro bisa lebih baik, serta bisa mencetak karakter anak yang berakhlak mulia di luar pendidikan formal," terang Agus. [saf/ito]

Tag : guru, madin, dana, bantuan, disdik

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat