21:00 . Banyak Pohon Tumbang, Ini Komentar DLH   |   20:00 . Cek Fakta Kebenaran Puting Beliung di Terminal Bojonegoro   |   19:00 . Gubernur dan Bupati Bantu Korban Puting Beliung   |   18:00 . Masya Allah...! Bojonegoro Darurat Bencana   |   17:00 . Khofifah Kunjungi Korban Puting Beliung di Bojonegoro   |   16:00 . Pekan Ini, Harga Cabai Berangsur Turun   |   15:00 . Lagi, Beredar Video Angin Puting Beliung Terjadi Bukan di Bojonegoro   |   14:00 . Puting Beliung Terjang 44 Desa di Bojonegoro, Kerugian 2,3 M   |   13:00 . Memilih Make Up Natural untuk Aktivitas Sehari-Hari   |   12:00 . Nonton Film Hanya Manusia   |   11:00 . Giliran Tuban dapat PPM dari Sahabat Pertamina   |   10:00 . Dua Hari Puting Beliung, Taksir Kerugian Rp2,3 M   |   09:00 . Diduga Ngantuk, Mobil Sedan Terjun ke Sungai Desa Banjarsari   |   08:00 . Lelang Jabatan 7 Kadin Dibuka   |   07:00 . Kenali 6 Khasiat Asam Jawa untuk Diabetes dan Pencernaan   |  
Wed, 13 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 13 November 2018 15:00

Meski Sudah Hujan, Droping Air Diperpanjang Hingga 22 November

Meski Sudah Hujan, Droping Air Diperpanjang Hingga 22 November

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com -  Hujan sudah mulai mengguyur Kabupaten Bojonegoro sejak beberapa hari yang lalu. Namun, kekurangan air bersih masih terjadi di berbagai daerah. Karena itu, Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro terus memberikan droping air bersih di sejumlah desa yang terdampak kekeringan.

"Ya masih terus droping walaupun hujan sudah turun. Kita targetkan terakhir pada tanggal 22 November 2018," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, MZ Budi Mulyono, kepada blokBojonegoro.com, Selasa (12/11/2018) di kantornya.

Sebelumnya, akhir dropping direncanakan hanya sampai tanggal 8 November 2018, namun melihat kondisi di lapangan durasi dropping diperpanjang menjadi hingga 22 November 2018.

Jumlah desa yang kekeringan lanjut Budi, masih tetap 72 desa yang tersebar di 18 kecamatan. Sendangkan total rencana pengiriman hingga terakhir pada 22 November 2018, nantinya adalah 500 truk tangki.

Dengan anggaran biaya per truk tangki beserta ongkos kirim sejumlah Rp400 ribu. Jadi total anggaran sekitar Rp200 juta. [top/lis]

Berikut jumlah desa yang terdampak 

1.Temayang 4 desa

2. Sukosewu 2 desa

3. Sumberrejo 10 desa

4. Ngasem 9 desa

5. Ngraho 2 desa

6. Kasiman 4 desa

7. Bubulan 3 desa

8. Ngambon 2 desa

9. Tambakrejo 4 desa

10. Sugihwaras 10 desa

11. Purwosari 3 desa

12. Kepohbaru 3 desa

13. Kedungadem 8 desa

14. Baureno 1 desa

15. Dander 1 desa

16. Trucuk 3 desa

17. Malo 2 desa

18. Kanor 1 desa

Tag : air, kekeringan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat