17:00 . Tanpa 2 Pemain Inti, Persibo Optimis Kalahkan Nganjuk Ladang   |   16:00 . Conjo, Teknik Percepat Tanam Tembakau Tanpa Guludan   |   15:00 . Biasa Tanam Palawija, Kemarau Kali Ini Petani Mayangkawis Beralih Tembakau   |   13:00 . Disbudpar Targetkan 1,5 Juta Wisatawan Tahun Ini   |   12:00 . Persibo Waspadai Ancaman Tim Tamu   |   11:00 . Sempat Meroket, Harga Cabai Berangsur Turun   |   10:00 . Semakin Bugar dan Banyak Aktifitas di Masa Pensiun   |   09:00 . Bahagia Tampil di Istana Negara, Ini Cerita Penari Thengul   |   08:00 . Terus Diperhatikan, Kualitas dan Kuantitas UDD PMI Harus Ditingkatkan   |   07:00 . Tips Anti Stres untuk Ibu Bekerja yang Baru Jadi IRT   |   22:00 . Kodim Bojonegoro Rotasi Jabatan Perwira   |   21:00 . Majukan PMI, Jejaring Wilayah V Gelar Pertemuan di Bojonegoro   |   20:00 . Puluhan Regu Meriahkan Gerak Jalan SD-MI Kecamatan Kapas   |   19:00 . 8 Tahun Berjualan Kuliner Gloso, Warung Ini Dapat Penghargaan Bupati   |   18:00 . Usai Jawara di Kancah Internasional, Nedi Bertekad Kuliah di Amerika   |  
Thu, 22 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 16 November 2018 17:00

Festival Pusaka Nusantara 2018

Seniman Trenggalek Pamerkan Proses Pembuatan Keris

Seniman Trenggalek Pamerkan Proses Pembuatan Keris

Kontributor: Candra Kurniawan

blokBojonegoro.com - Festival Pusaka Nusantara tahun 2018 ini, yang bertempat di Pendopo Kabupaten Bojonegoro resmi dibuka oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah, Jumat (16/11/2018).

Festival ini dihadiri oleh seluruh seniman dan pecinta pusaka yang ada di Jawa Timur.

Banyak pusaka dipamerkan dalam festival ini. Namun ada yang menarik perhatian para pengunjung, yaitu Aryo Pulanggeni, seniman dan pembuat keris dari Kabupaten Trenggalek, yang menunjukkan proses pembuatan keris jawa khas Trenggalek.

Terlihat Mbah Aryo sapaan akrabnya, menunjukkan cara membuat keris dengan peralatan dan bahan-bahan yang dia bawa dari kotanya.

Mbah Aryo menjelaskan, jika saat membuat keris dibutuhkan waktu tiga sampai tujuh bulan, tergantung pemesannya. "Bahan pembuatan keris terdiri dari tiga logam yaitu besi, nikel dan baja," jelasnya.

Besi, nikel dan baja pertama disatukan kemudian ditempa berulang-ulang hingga menjadi keris sedemikian rupa. "Satu keris bisa terdiri dari puluhan bahkan ratusan lapis baja, besi dan nikel," ujar Mbah Aryo kepada blokBojonegoro.com.

"Kita ingin mengedukasi khususnya untuk para remaja, agar lebih mengenal keris sebagai budaya yang sudah diakui oleh UNESCO," papar Mbah Aryo mantab. [wan/mu]

Tag : keris, budaya, warisan leluluhr, warisan nusantara, pusaka

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat