08:00 . Diduga Balapan Liar, Hantam Fortuner Tewas di TKP   |   07:00 . 3 Pertanyaan Selain 'Kapan nikah' Saat Reuni   |   06:00 . Pengemudi Warga Simbatan, Patah Kaki dan Tangan   |   21:00 . Pasca Pemilu, Kapolres Himbau Jangan Ada Pawai   |   20:00 . Ngeri...! Kecelakaan Margomulyo Balen Bojonegoro   |   19:00 . Jokowi-Amin Menang 67 Persen di Bojonegoro   |   18:30 . Datangi Polres, Kadishub Bojonegoro Laporkan Balik Istrinya   |   18:00 . Meski Surat Suara Tertukar, KPU Mengklaim Tidak Ada PSU   |   17:00 . Evakuasi Korban, Jalan Raya Macet Cukup Panjang   |   16:00 . Avanza Vs Truk di Margomulyo, 2 Mobil Ringsek   |   15:00 . Triwulan Pertama, Ada 850 Klaim Asuransi ke Jasa Raharja   |   14:00 . SMPN 1 Kapas Kembali Rebut Juara Pencak Silat O2SN   |   12:00 . Saat Pemungutan Suara, Tiga TPS Surat Suaranya Tertukar   |   09:00 . Panitia Gandeng Mahasiswa dan Komunitas, Ini Alasannya?   |   08:00 . Rayakan Hari Jadi, AMSI Gelar Kontes Jurnalistik dan Seminar Anti Hoax   |  
Fri, 19 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 18 November 2018 12:00

Dinkes Ajak Masyarakat Kenali Jajanan Sehat

Dinkes Ajak Masyarakat Kenali Jajanan Sehat

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Banyak masyarakat  belum mengerti akan kandungan makan makanan yang biasa dijual itu mengandung banyak zat yang bisa membahayakan tubuh bila dikonsumsi secara terus menerus. Pasalnya, hal tersebit dapat menyebabkan atau timbulnya suatu penyakit bila sering dikonsumsi secara terus menerus.

Hal itu diungkapkan oleh Kasi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Imam Wayudi. Menurutnya saat ini Makanan normal atau tidak mengandung bahan/zat berbahaya tidak lagi menarik bagi masyarakat, pasalnya saat ini banyak masyarakat lebih memilih membeli makanan yang terlihat lebih mengkilap warnanya.

"Terlebih lagi saat ini banyak jajanan yang dijual belikan pembuatannya memakai bahan yang berbahaya," tutur Imam saat ditemui blokBojonegoro.com. Minggu (18/11/2018).

Untuk itu, Dinas Kesehatan (Dinkes ) Bojonegoro mengajak masyaralat untuk ikut dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yakni dengan mengenali sekaligus mengetahui berbagai makanan, terdapat zat bahaya dengan melakukan uji kandungan pada makanan tersebut seperti yang galakan pada Kegiatan Car Free Days (CFD), Minggu (18/11/2018) pagi.

Pada kegiatan tersebut mengajak masyarakat yang melaksanakan CFD untuk melihat dan mengenali ciri-ciri bahan makanan yang berbahaya dengan melakukan uji Laboratorium tadi secara langsung, sehingga masyarakat bisa tahu dan mengerti ciri aneka makanan yang mengandung zat berbaya.

"Masyarakat bisa tahu bagaimana melihat ciri dan membedakan jajanan yang sehat dan makanan yang mengandung zat yang berbahaya," ucap Imam.

Dengan memberikan perhatian dan ilmu kepada masyarakat waspada akan jajanan berbahaya yang beredar, masyarakat bisa menilai sendiri aneka kandungan dari makanan tersebut. Oleh karenanya diharapkan masyarakat bisa bijak memilih dan mengkonsumsi makanan yang sehat.

Salah satu warga, Nur Amalia mengaku senang  bisa belajar dan mendapat wawasan baru tentang kandungan zat dan ciri makanan atau jajajan yang mengandung zat berbahaya, karena bisa menyebabkan penyakit.

"Jadi kini, saat akan membeli makanan atau jajanan bisa lebih tahu, jajanan itu sehat atau mengandung bahan yang bisa sebabkan penyakit," cakapnya saat ditemui blokBojonegoro.com.[saf/ito]

Tag : jajanan, sehat, bojonegoro, dinkes

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more