08:00 . Film Avenger Terbaru Sudah Rilis di Bioskop Bojonegoro   |   07:00 . Tips Kecantikan: Ingin Rambut Sehat? Coba Pakai Minyak Kelapa   |   06:00 . Sebelum Viral.....! Ini Cerita Pentol Sejati 'Wayahe....'   |   19:00 . Tiga Seniman Bojonegoro Terima Anugrah Seni   |   18:00 . Setelah Rekapitulasi, Baru Logistik 15 Kecamatan Masuk Gudang KPU   |   17:00 . Menumbuhkan Partisipasi Pemilu   |   16:00 . Diduga Kelelahan, 4 Penyelenggara Pemilu Meninggal Dunia   |   15:00 . Buka Diklat Dasar KSR, Wakil Rektor 3 Ingin Seluruh Peserta Lolos Bersertifikat   |   14:00 . Diantar Masyarakat, Cakades Margomulyo Mulai Mendaftar   |   13:00 . EMCL Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan di Gayam   |   12:00 . Tinggal Satu Desa, Hitung Suara Di PPK Kecamatan Dander   |   11:00 . 34 Peserta, Tunjukkan Kemampuan Berbahasa Inggris dalam Speech Contest   |   10:00 . Diduga Darah Rendah, Pria ini Meninggal Saat Gali Lubang Septic Tank   |   09:00 . Kelola Keuangan Daerah, Pemprov Launching EKD   |   07:00 . 7 Tanda Anda Akan Diterima Kerja Setelah Interview   |  
Thu, 25 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 19 November 2018 09:00

Bengawan Solo Tercemar?

Selain Berwarna Kehitaman, Banyak Ikan di Bengawan Mati

Selain Berwarna Kehitaman, Banyak Ikan di Bengawan Mati

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Air Sungai Bengawan Solo yang mengalir di wilayah Kabupaten Bojonegoro akhir-akhir ini berubah warna dari biasanya kecoklatan menjadi cokelat kehitaman. Akibatnya banyak ikan berukuran kecil sampai sedang mati dan menimbulkan bau tak sedap.

Kejadian itu membuat masyarakat bantaran Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Kanor was-was, dan tentu takut terjadi pencemaran air bengawan yang diduga dari limbah perusahaan yang dibuang di sungai terpanjang di pulau jawa ini. Sebab, masih ada masyarakat yang memanfaatkanya sebagai kebutuhuhan sehari-hari.

"Ya khawatir juga, karena kemarin ikan di bengawan sempat mabuk (Pladu/Munggut) dan banyak ikan-ikan yang besar menepi, kok sekarang banyak yang mati," ungkap salah satu masyarakat bantaran sungai di Desa Sarangan Kecamatan Kanor, Zum, Senin (19/11/2018).

Padahal, lanjutnya, ketika pasca ikan mabuk di bengawan solo, ikan tersebut tidak sampai mati. Namun kali ini tidak sedikit ikan yang mati dan mengambang. Oleh karena itu, perempuan yang juga berprofesi sebagai penjual buah tersebut berharap agar pemerintah terkait cepat menanggapinya dan mencari tahu apakah ada pencemaran atau tidak.

"Jika terus begini dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, bahkan bisa merambat kepada masyarakat, lantaran banyak yang mengkonsumsi ikan dari bengawan," lanjutnya.

Sementara itu pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro telah mengambil sampel air bengawan untuk diuji di laboratorium. Namun, untuk hasilnya belum bisa diketahui dan harus menunggu sekitar tiga minggu lagi.

“Kemarin dari DLH sudah mengambil sampel air Bengawan Solo itu dikirim ke laboratorium dan hasilnya belum turun,” ujar Kepala DLH Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah.

Dirinya tidak menjelaskan secara rinci kondisi air Sungai Bengawan Solo tersebut, tetapi ia memprediksi limbah tersebut berasal dari hulu lantaran di Bojonegoro tidak ada perusahaan yang membuang limbah ke bengawan. Dia hanya menyebutkan, hasil uji laboratorium itu baru akan selesai sekitar tiga pekan lagi. “Tunggu saja hasilnya nanti,” ungkapnya kepada blokBojonegoro.com.

Nurul Azizah berharap, masyarakat tidak langsung mengkonsumsi air bengawan dan memakainya untuk mandi. "Sebab, jika masyarakat tetap menggunakannya bisa terjangkit penyakit gatal-gatal sampai penyakit dalam lainnya," kata Nurul. [din/mu]

bengawan-2

Tag : air bengawan solo, bengawan solo, tercemar, dlh

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more