19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Wed, 24 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 20 November 2018 11:00

Total 1.151 Madin Terdaftar di Kemenag Bojonegoro

Total 1.151 Madin Terdaftar di Kemenag Bojonegoro

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Lembaga Madrasah Diniyah (Madin) dari tahun ke tahun semakin berkembang di masyarakat. Keberadaan lembaga Madin memiliki peran penting dalam mendidik dan menanamkan nilai moral dan keagamaan.

Hal itu diungkapkan oleh Kasi Pondok Pesantren (Pontren), Kemenag Bojonegoro, M Abdulloh Hafidz. Menurutnya perkembangan Madin merupakan lembaga pendidikan non formal yang mengajarkan tentang nilai-nilai keislaman, sehingga perkembangan Madin terus bertambah setiap tahunnya.

"Selain itu, madin juga sangat penting untuk membangun masyarakat berkarakter, beriman dan bertaqwa sejak usia dini," terang Hafidz kepada blokBojonegoro.com.

Pendidikan Madrasah Diniyah, ini terbagi menjadi 2 yakni madin Ula untuk pendidikan madrasah bagi murid dasar (awal). Sedangkan Madin Wustho diperuntukan bagi murid yang ingin menempuh pembalajaran lanjutan.

"Madin Ula yang tercatat pada 2018 ini ada 919 lembaga Madin Ula, sedangkan keberadaan Madin Wustho yakni 232 lembaga," beber pria yang disapa Hafidz.

Dari total itu diharapkan lembaga madin turut memberikan pendidikan anak yang berkarakter dan bertaqwa sehingga terbentuk jiwa yang mampu bersaing ke depannya," pungkas Hafidz.[saf/ito]

Tag : madin, kemenaga, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat