22:00 . Sambut Milad, Rumah Sakit Aisyiyah Gelar Lomba Tahfidz   |   21:00 . Pemdes dan Kelompok Tani Ngadiluhur Balen Kendalikan Tikus   |   20:00 . Kurangi Pengangguran, Disperinaker Buka Job Fair 2019 Selama Dua Hari   |   19:00 . Disdikda Akui Atap Plafon Salah Satu SDN di Kecamatan Ngraho Ambrol   |   18:00 . Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Pembinaan Wasbang Bersama Komponen Masyarakat   |   17:00 . Darurat Bencana, Puting Beliung Masih Mengintai Bojonegoro   |   16:00 . Peralihan Musim, Bojonegoro Status Waspada Angin Kencang   |   15:00 . Kodim Bojonegoro Buka Akses Jalan Pertanian di Desa Cancung   |   14:00 . Harga Logam Mulia Naik Rp 2.000 Per Gram   |   13:00 . Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Jalan Letu Suwolo   |   12:00 . 210 Pohon Rawan Tumbang di Bojonegoro Bakal Ditebang   |   11:00 . Awan Gelap di Atas Kota Bojonegoro   |   09:00 . Buruan Daftar Lebih Awal, ini Fasilitasnya   |   08:00 . Adu Kepala, Truk Tronton Pukul Mundur Bus   |   07:00 . Kacamata Kesehatan, Perawatan Terbaik untuk Mata   |  
Thu, 14 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 23 November 2018 10:30

Pemancing Tenggelam di Bendung Gerak

24 Jam, Korban Ditemukan Mengambang

24 Jam, Korban Ditemukan Mengambang

Kontributor: Abdul Rokim

blokBojonegoro.com - Usaha tim gabungan mulai dari SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Polres, TNI hingga Basarnas dari Surabaya mencari korban tenggelam di Bendung Gerak Bengawan Solo, turut Desa Ngeringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro membuahkan hasil, Jumat (23/11/2018)

Sekira pukul 10.04 Wib, korban tenggelam yang diketahui bernama Sukisno (40) warga RT.10/RW.02, Desa Mojosari, Kecamatan Kalitidu, jasadnya berhasil ditemukan dengan posisi mengambang.

"Sudah ditemukan di titik L10 dengan posisi korban mengambang sendiri," kata Ainul Mahdin, dari Basarnas Surabaya.

Sebelumnya upanya untuk mencari korban, tim melakukan penyelaman di kedalaman sekitar 6 meter dengan menerjunkan dua penyelam.

"Sempat kesulitan tapi beruntung korban mengambang," paparnya.

Selanjutnya korban langsung dibawa ke Puskesmas Pumpungan sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. [kim/mu]

Tag : korban, tenggelam, bendung gerak, bengawan solo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat