08:00 . Mahasiswa Cerdas Bermedia Sosial   |   07:00 . 8 Tanda Kamu Terlalu Bergantung dengan Kekasih   |   19:00 . Peringati Hari Peduli Sampah, Bersihkan Sampah Bengawan   |   18:00 . Utamakan Keselamatan Pasien Dengan Standar Akreditasi   |   17:00 . PWI Bojonegoro Selenggarakan Workshop   |   16:00 . Banyak Kendala, Para Peternak Berbagi Pengalaman   |   15:00 . Santunan Kematian, Ahli Waris Harus Memiliki Rekening   |   14:00 . 44S Poultry Berikan Pelatihan Kepada 57 Peternak Ayam   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Tingkatkan Kemampuan PMKS   |   12:00 . DLH dan Polres Bojonegoro Bersih Sampah di TBS   |   11:00 . Diburu Pembeli, Laju Penjualan Laptop-Komputer Meningkat   |   10:00 . Tanya Kejejelasan Nasib Persibo, Suporter akan Turun Jalan   |   09:00 . Jelang UNBK, Laptop Baru dan Bekas Masih Diburu   |   08:00 . Ini Alasan Pupuk Organik Lebih Disarankan Dibanding Kimia   |   07:00 . Awas, Jangan Biarkan Batuk Berkepanjangan   |  
Thu, 21 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 23 November 2018 13:00

Pemancing Tenggelam di Bendung Gerak

Korban Pulang ke Bojonegoro Hadiri 7 Hari Meninggalnya Mertua

Korban Pulang ke Bojonegoro Hadiri 7 Hari Meninggalnya Mertua

Kontributor: Abdul Rokim

blokBojonegoro.com - Setelah melakukan pencarian selama 24 jam, tim SAR gabungan yang dibantu Basarnas Surabaya dengan 30 personil akhirnya menemukan korban tenggelam.

Korban merupakan Sukisno (40) warga RT.10/RW.02, Desa Mojosari Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

Baca juga [24 Jam, Korban Ditemukan Mengambang]

Korban sendiri memancing di bendung gerak Kamis (22/11/2018), setelah pulang dari Surabaya untuk menghadiri acara tujuh hari meninggalnya sang mertua pada Selasa (20/11/2018).

"Karena memiliki hobby mancing, tiap kali pulang ke rumah selalu mancing di bengawan," ucap Wahyu (42) tetangga korban.

Korban merupakan penjual bakso keliling di Surabaya dan mempunyai satu anak laki-laki yang juga ikut usaha di Surabaya, sedangkan untuk istri korban yaitu Sarni sangat shock saat mengetahui meninggalnya korban.

Di mata tetangga, korban merupakan sosok yang sangat baik, dengan tetangga kanan kiri tiap kali bertemu selalu menyapa, tidak ada rasa canggung meski jarang di rumah.

"Tiap kali pulang dari Surbaya, korban membagikan sedikit uang untuk anak-anak di sekitar rumahnya," ungkap Jupri tetangga korban lainnya.

Sementara setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga, korban langsung dimandikan dan dikebumikan. [im/mu]

Tag : korban, mancing, tenggelam, bendung gerak

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more