18:00 . Diduga Kelelahan, Staf Perhutani Ditemukan Meninggal Dunia   |   17:00 . Bus Baru Pemkab, Bupati: Untuk Pelayanan dan Sosial   |   16:00 . Maba IAI Sunan Giri Antusias Ikuti Seminar Pembuatan Makalah   |   15:00 . Mekanisme Berbeda, Pemilihan Ketua Lewat Formatur   |   14:00 . Pemuda Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Musda   |   13:00 . Serunya Lomba Mancing Merdeka Berebut Sepeda Motor   |   12:00 . Bupati Kunjungi Exit Tol Nganjuk ini Tujuannya   |   11:00 . Bak Moto GP, Ibu-Ibu Ikut Balap Traktor di Desa Tejo   |   10:00 . Mancing Merdeka, Berebut Ikan Dengan Bobot Terberat   |   08:00 . Ratusan Pemancing Turut Mancing Merdeka   |   07:00 . Apakah Asma Menular?   |   18:00 . Sutrac Bantu Droping Air Bersih di Tlogohaji   |   17:00 . Besok, Desa Tejo Kembali Gelar Lomba Balap Traktor   |   15:00 . MI Islamiyah Sarangan Sabet Juara Satu di Pesta Siaga Kwaran Kanor   |   14:00 . Pengusaha NU Bojonegoro Berkumpul, Mau Apa?   |  
Sun, 15 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 28 November 2018 18:00

Media Gathering 2018 di Bali

Pertamina EP Tahan Penurunan Tinggal 15%

Pertamina EP Tahan Penurunan Tinggal 15%

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com – Penurunan alamiah produksi sumur di industri Minyak dan Gas Bumi (Migas) adalah hal biasa. Namun, jika berlebih akan mengganggu produksi tingkat nasional. Oleh karena itu, dengan usaha keras PT Pertamina EP menahan laju penurunan dengan berbagai cara. Dari 30% penurunan, saat ini tinggal 15% saja.

Hal itu disampaikan Presiden Direktur PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf saat Media Gathering PT Pertamina EP di Bali, Rabu (28/11). 

“Sampai akhir Oktober 2018, jumlah pemboran yang sudah dilaksanakan adalah 71 sumur, sedangkan workover sebanyak 136 sumur,” katanya.

Ditambahkan, di bidang eksplorasi, pihaknya telah menyelesaikan seismik 2D seluas 680 Km dan seismik 3D seluas 344 Km2. Tidak hanya itu, agar produksi stabil, ada enam proyek yang sedang on going, antara lain EOR Ramba Development Project, EOR Jirak Development Project, Jatiasri Komplek Development Project, Bambu Besar & Akasia Bagus Development Project, serta Tapen Development Project. 

“Supaya peningkatan kinerja, juga menjalankan strategi-strategi. Langkah yang diambil dari berbagai lini antara lain peningkatan resource replacement ratio, pengembangan struktur baru, pengembangan peluang baru di strukur lama (existing), optimalisasi produksi eksisting, dan financial excellence,” tegasnya.

Hal ini dibuktikan dengan pencapaian realisasi produksi 255 MBOEPD atau sebesar 101% dari target target 253 MBOEPD. Angka tersebut ditunjang dengan produksi minyak sebesar 78,46 MBOPD dan produksi gas sebesar 1.021 MMSCFD. [ito/lis]

 

Tag : pertamina, produksi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat