13:00 . Hari ini, Harga Jual dan Buyback Terpantau Naik   |   12:00 . Lebaran Ketupat, Tradisi Masyarakat Jawa   |   11:00 . Meski Tergerus Zaman, Penjual Kaset Pita Hingga VCD Masih Tetap Eksis   |   10:00 . DPRD Dorong Pemkab Anggarkan Penanganan Covid 19 Bagi Ponpes   |   09:00 . Sambut New Normal, Ponpes Harus Ada Perhatian dari Pemerintah   |   07:00 . Trik Kuatkan Imunitas Anak di Tengah Pandemi   |   22:00 . Pedagang 3 Pasar di Rapid Test, 2 Orang Rekatif   |   21:00 . Sekarang Urus Administrasi, e-KTP, KK, Akte Bisa dari Rumah   |   20:00 . Total 3 Orang Sembuh Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Kanor Zona Merah, Baureno Tambah 3 Positif   |   18:00 . Warga Talok Manfaatkan Bantaran Bengawan Solo untuk Ditanami Ale   |   17:00 . Reaktif, 2 Pedagang Pasar Baureno Diisolasi ke BLK   |   16:00 . Rapid Tes RS Swasta Tak Diakui   |   15:00 . Inilah Hasil Lengkap Rapid Test 3 Pasar   |   14:00 . Pedagang Pasar Sumberrejo Ikuti Rapid Test   |  
Sun, 31 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 28 November 2018 18:00

Media Gathering 2018 di Bali

Pertamina EP Tahan Penurunan Tinggal 15%

Pertamina EP Tahan Penurunan Tinggal 15%

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com – Penurunan alamiah produksi sumur di industri Minyak dan Gas Bumi (Migas) adalah hal biasa. Namun, jika berlebih akan mengganggu produksi tingkat nasional. Oleh karena itu, dengan usaha keras PT Pertamina EP menahan laju penurunan dengan berbagai cara. Dari 30% penurunan, saat ini tinggal 15% saja.

Hal itu disampaikan Presiden Direktur PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf saat Media Gathering PT Pertamina EP di Bali, Rabu (28/11). 

“Sampai akhir Oktober 2018, jumlah pemboran yang sudah dilaksanakan adalah 71 sumur, sedangkan workover sebanyak 136 sumur,” katanya.

Ditambahkan, di bidang eksplorasi, pihaknya telah menyelesaikan seismik 2D seluas 680 Km dan seismik 3D seluas 344 Km2. Tidak hanya itu, agar produksi stabil, ada enam proyek yang sedang on going, antara lain EOR Ramba Development Project, EOR Jirak Development Project, Jatiasri Komplek Development Project, Bambu Besar & Akasia Bagus Development Project, serta Tapen Development Project. 

“Supaya peningkatan kinerja, juga menjalankan strategi-strategi. Langkah yang diambil dari berbagai lini antara lain peningkatan resource replacement ratio, pengembangan struktur baru, pengembangan peluang baru di strukur lama (existing), optimalisasi produksi eksisting, dan financial excellence,” tegasnya.

Hal ini dibuktikan dengan pencapaian realisasi produksi 255 MBOEPD atau sebesar 101% dari target target 253 MBOEPD. Angka tersebut ditunjang dengan produksi minyak sebesar 78,46 MBOPD dan produksi gas sebesar 1.021 MMSCFD. [ito/lis]

 

Tag : pertamina, produksi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat