07:00 . Jangan Makan 4 Bagian Ayam Berikut Demi Kesehatan   |   06:00 . Aksi Panggung Kesenian Negara Thailand di Bojonegoro   |   00:00 . Wow...! Perang Nasi di Tondomulo, Ada Apa?   |   23:30 . Syahdunya Jagong Pitulasan Bareng Gusdurian   |   23:00 . Kesenian Sandur Pukau Ratusan Masyarakat Bojonegoro   |   22:00 . KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018   |   21:00 . Pecah, Tawa Penonton Saat Saksikan Persembahan Drama PBSI   |   20:00 . Tingkatkan Jiwa Sosial, SMPN 1 Kanor Tutup MPLS dengan Baksos   |   19:00 . Harga Murah, Bule Borong Belimbing Di Ngringinrejo-Bojonegoro   |   18:00 . Forpimka Cup 2019, Sumuragung Fc Ungguli Tuluungrejo FC   |   17:00 . Sosialisasi Hukum, Terungkap Narkoba Rawan Beredar di Bojonegoro   |   16:00 . Target Serapan Beras Ke Petani Kini Tinggal 10 Persen   |   15:00 . Berdayakan Lansia Menjadi Semakin Produktif   |   14:30 . Kegiatan 12 Meter di Jalur Pipa Harus Dapat Izin EMCL   |   14:00 . Lawan Timnas U-19, Persibo Bawa 20 Pemain   |  
Thu, 18 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 28 November 2018 07:00

Pola Makan Modern Tingkatkan Risiko Gigi Berlubang

Pola Makan Modern Tingkatkan Risiko Gigi Berlubang

Reporter:-

blokBojonegoro.com - Masalah gigi berlubang menjadi penyebab utama masalah gigi orang Indonesia. Apalagi pola makan modern yang tinggi gula membuat risiko penyakit ini meningkat.

Menurut drg.Bambang Nursangsongko Sp.KG (K), gigi berlubang atau karies gigi sudah ada sejak zaman dahulu. Data Riskesdas menunjukkan, angka karies gigi di perkotaan lebih tinggi ketimbang di desa yang relatif masih mempertahankan kebiasaan zaman dulu.

“Masyarakat modern seperti di perkotaan, banyak makanan olahan, juga minuman manis dan berkarbonasi. Sehingga banyak karbohidrat yang difermentasi oleh bakteri,” papar Bambang dalam acara media talk #WaktunyaHijrah yang diadalah oleh Sasha Halal Toothpaste di Jakarta (27/11/2018).

Masyarakat di pedesaan umumnya lebih banyak mengonsumsi serat, yang membantu membersihkan gigi dari kotoran.

"Walau pun kini angka karies di pedesaan meningkat, terpengaruh pola makan kota. Tapi yang diadopsi hanya pola makannya saja, cara membersihkan giginya tidak, jadinya rentan karies gigi," papar dosen dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia ini.

Berbeda dengan di kota, melalui pendidikan dan sosialisasi sudah ada peningkatan kesadaran untuk menjaga kebersihan gigi. 

Ibarat kerak Makanan yang mengandung gula, termasuk sumber karbohidrat, akan menempel di gigi. Untuk itu mencegah gigi berlubang bisa dimulai dengan rutin membersihkan gigi.

"Analoginya, gigi dan mulut ibarat traktor off-road. Setelah terkena lumpur, kalau tidak segera disemprot dengan air lumpurnya akan mengeras. Demikian juga gigi kita. Setelah makan makanan manis, harus segera berkumur atau dibersihkan," ujarnya.

Selain berkumur, menyikat gigi dua kali sehari wajib dilakukan. Jangan lupa untuk melakukan pembersihan karang gigi sekitar 6 bulan sampai satu tahun sekali. Karang gigi yang tidak dibersihkan lama-kelamaan akan menyebabkan infeksi gusi.

Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2018/11/28/061900520/
pola-makan-modern-tingkatkan-risiko-gigi-berlubang.

Tag : sakit, gigi, masalah, pola, makan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat