20:00 . Akhir Ramadan, Pasar Sumberrejo Buka Pagi Sampai Malam   |   19:00 . Waqaf 10.000 Al-Qur'an GP Ansor Sumberrejo Mulai Didistribusikan   |   18:00 . Perkuat Kerukunan Pemuda Lewat Berbagi Takjil   |   17:00 . 1 Huruf Sama Dengan 10 Kebaikan   |   15:00 . Kanor-Rengel Bakal Tersambung   |   14:00 . Dibangun Jembatan, Penyedia Jasa Perahu Tambangan Sambut Positif   |   13:00 . Harga Ikan Laut di Pasar Bojonegoro Melambung   |   11:00 . Usai Lebaran, Kelulusan SD Baru Diumumkan   |   10:00 . Nilai UN Tidak Jadi Prioritas Penerimaan Siswa Baru   |   09:00 . Besok, PPDB Online SMP Mulai Dibuka   |   08:00 . Saat Malam Ramadan, Lapangan Kecamatan Sumberrejo Bak Pasar Malam   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   06:00 . Khotmil Quran Mahasiswa Kesehatan   |   05:00 . Pondok Jurnalistik Bersama LPM Kampus Ungu   |   21:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |  
Mon, 27 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 29 November 2018 20:00

Enceng Gondok Ganggu Operasional Perahu, Warga Nekat Lewat Sosrodilogo

Enceng Gondok Ganggu Operasional Perahu, Warga Nekat Lewat Sosrodilogo

Kontributor: Apriani

blokBojonegoro.com - Banyaknya enceng gondok di Sungai Bengawan Solo wilayah Kabupaten Bojonegoro mengakibatkan jasa perahu penyeberangan tidak dapat beroperasi. Akhirnya, warga yang biasa memanfaatkan jasa perahu harus memutar arah lebih jauh untuk sampai ke rumah, yakni dengan melewati Jembatan Sosrodilogo.

Padahal, terdapat sebuah pengumuman jika per tanggal 29 November 2018 Jembatan Sosrodilogo tersebut tidak boleh dilewati terlebih dahulu, karena masih ada beberapa fasilitas yang belum tersedia, seperti lampu lalu lintas.

"Mau bagaimana lagi lewat tambangan juga tidak bisa, jadi lewat sini. Sebenarnya lebih jauh kalau lewat sini, karena saya biasa lewat tambangan tiga Kelurahan Jetak," ujar Sri, salah seorang warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, kepada blokBojonegoro.com.

Bagi Sri, jika harus pulang pergi melewati Jembatan Sosrodilogo yang belum resmi dibuka tersebut, waktu yang dia tempuh semakin lama kerana jauh dari tempat ia bekerja yakni di Sumbang bagian selatan.

"Kalau yang rumahnya dekat jembatan enak, tapi kalau seperti saya ini disuruh lewat jembatan juga capek harus memutar, biasa lewat tambangan setelah nyebrang tinggal jalan sebentar sudah sampai rumah," ungkap Siti, salah seorang warga Desa Guyangan, Kecamatan Trucuk, yang biasa lewat Tambangan Pengkol, Ledok Kulon. 

Masyarakat berharap, banyaknya enceng gondok tersebut segara hilang. Dengan demikian perahu penyeberangan di tambangan dapat beroperasi dan masyarakat dapat beraktifitas seperti semula.[ani/lis]

 

Tag : jembatan, sosrodilogo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more