07:00 . Bolehkah Anak Makan Telur Setengah Matang?   |   06:00 . Ditertibkan Satpol PP, Pemilik Warung Buang Makanan   |   19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |   10:00 . Lagi, Pedagang 3 Pasar Tradisonal di Rapid Test   |   09:00 . Mantabkan Ketahanan Pangan, Kodim Bojonegoro Tanam Padi Perdana di lahan Demplot   |   08:00 . Ular Sanca Besar Hebohkan Warga   |   07:00 . Tips buat yang Mulai Tertarik Berkebun di Rumah demi Ketahanan Pangan   |  
Sun, 07 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 29 November 2018 10:00

Kabar Tawuran di Temayang Menurut Kapolsek Hoax

Kabar Tawuran di Temayang Menurut Kapolsek Hoax

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Simpang siur adanya informasi yang beredar di media sosial Whatsapp (WA), terkait tawuran di Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, ditanggapi oleh Kapolsek Temayang, AKP Margono.

Menurutnya, kabar yang menyebar dan membuat masyarakat resah itu adalah hoax, atau kabar bohong. "Hoax kabar itu," jelas Kapolsek Temayang, AKP. Morgono kepada blokBojonegoro.com, Kamis (29/11/2018).

Sebelumnya pesan yang beredar itu berbunyi "Utk saudara2 yg punya kepentingan malam ini ke arah Nganjuk agar memutar lewat Babat. Ada bentrok besar di wilayah Jono. Meninggal satu dengan puluhan jiwa luka luka".

Di dalam WA tersebut juga disebutkan ada korban meninggal dunia satu orang akibat tawuran tersebut.

Informasi di lapangan yang berhasil dihimpun blokBojonegoro.com memyebut, jika memang benar adanya tawuran tersebut. Tapi untuk korban meninggal dunia itu bukan karena tawuran, tapi karena kecelakaan dan lokasinya tidak di acara orkes.

"Ada beberapa korban luka karena ketapel. Kalau yang meninggal itu kecelakaan dan TKP-nya tidak di lokasi orkes," kata salah seorang warga yang engan disebutkan namanya saat blokBojonegoro.com melakukan penelusuran.

Berita tawuran tersebut beredar di WA kemarin Rabu (28/11/2018) malam. Tepatnya di Desa Jono, Kecamatan Temayang. [top/mu]

*Foto yang beredar di WA, nampak korban tengah di rawat.

Tag : jono, tawuran


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat