17:00 . Musim Hujan, Petani di Desa Kayulemah Tanam Melon   |   16:00 . Suporter Desak Manajemen Berikan Kejelasan Tentang Persibo   |   15:00 . Tingkatkan PAD, Sejumlah Fasilitas di Dander Park Ditambah   |   14:00 . 1.300 CJH Bojonegoro, Dijadwalkan Berangkat 2019 ini   |   13:00 . Dirasa Baru, Cabor Ini Pasrah Target Satu Medali   |   12:00 . Viral....! Bus Terbakar di Terminal   |   11:00 . Bus Terbakar Berhasil Dipadamkan   |   10:00 . Bus AGRA Jurusan Jakarta Terbakar di Terminal Bojonegoro   |   09:00 . Dari Kelinci, Peternak Asal Kapas Ini Raup Puluhan Juta   |   08:00 . Saat UNBK, Sekolah Harus Siap Genset   |   07:00 . 5 Aturan Pamer Kemesraan di Media Sosial   |   06:00 . Simpul Maiyah Lintas Wilayah Ramaikan Milad Ke-3 Serdadu Cinta Bojonegoro   |   22:00 . Penyerahan Cindera Mata, Buka Milad Serdadu Cinta Bojonegoro   |   21:00 . Sandiaga Uno Janjikan Permudah Lowongan Pekerjaan   |   20:00 . Belum Jelas Tata Caranya, Banyak Guru yang Kebingungan   |  
Sat, 16 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 29 November 2018 10:00

Kabar Tawuran di Temayang Menurut Kapolsek Hoax

Kabar Tawuran di Temayang Menurut Kapolsek Hoax

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Simpang siur adanya informasi yang beredar di media sosial Whatsapp (WA), terkait tawuran di Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, ditanggapi oleh Kapolsek Temayang, AKP Margono.

Menurutnya, kabar yang menyebar dan membuat masyarakat resah itu adalah hoax, atau kabar bohong. "Hoax kabar itu," jelas Kapolsek Temayang, AKP. Morgono kepada blokBojonegoro.com, Kamis (29/11/2018).

Sebelumnya pesan yang beredar itu berbunyi "Utk saudara2 yg punya kepentingan malam ini ke arah Nganjuk agar memutar lewat Babat. Ada bentrok besar di wilayah Jono. Meninggal satu dengan puluhan jiwa luka luka".

Di dalam WA tersebut juga disebutkan ada korban meninggal dunia satu orang akibat tawuran tersebut.

Informasi di lapangan yang berhasil dihimpun blokBojonegoro.com memyebut, jika memang benar adanya tawuran tersebut. Tapi untuk korban meninggal dunia itu bukan karena tawuran, tapi karena kecelakaan dan lokasinya tidak di acara orkes.

"Ada beberapa korban luka karena ketapel. Kalau yang meninggal itu kecelakaan dan TKP-nya tidak di lokasi orkes," kata salah seorang warga yang engan disebutkan namanya saat blokBojonegoro.com melakukan penelusuran.

Berita tawuran tersebut beredar di WA kemarin Rabu (28/11/2018) malam. Tepatnya di Desa Jono, Kecamatan Temayang. [top/mu]

*Foto yang beredar di WA, nampak korban tengah di rawat.

Tag : jono, tawuran

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more