17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |   16:30 . Kick Off 27 Juli, Persibo Jumpa PSM Madiun   |   16:00 . Pastikan Ikut Kompetisi, Bojonegoro FC Seleki Setelah Lebaran   |   15:00 . Polres Bojonegoro Sidak di Pasar Kota   |   14:00 . Banyak Reseller Geliat Pakaian Bekas di Bojonegoro   |   13:00 . Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban   |   12:00 . 403 Bakal Calon Kepala Desa Berebut Kursi   |   10:00 . Kapolres: Tidak Ada Warga yang Berangkat ke Jakarta   |   09:00 . Kejar Target Drilling 2019, Pertamina EP Cepu Lakukan Sinergi dengan PDSI   |   08:00 . BEDUK, Cara Pertamina Berbagi Bareng UKM, Komunitas dan Hiswana Migas   |   07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |   22:00 . Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional   |   21:00 . Kuwalahan Layani Pesanan, Industri Rumahan Rekrut IRT Tiap Ramadan   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 03 December 2018 16:00

476 Guru Mapel SMK Diisi GTT

476 Guru Mapel SMK Diisi GTT

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Kekurangan Guru mata pelajaran (Mapel) tidak hanya terjadi dijenjang SMA, namun juga terjadi pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bojonegoro, tak tanggung-tanggung jumlahnya mencapai ratusan.

"Saat ini, kebutuhan mapel SMK di Bojonegoro ada sekitar 476 guru," kata Kasubag TU, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro, Jaswadi.

Dirinya mengatakan meski jumlah kekurangan Guru Mapel itu mencapai ratusan, namun tidak menganggu kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMK, pasalnya kekurangan yang ada diisi oleh Guru Tidak Tetap (GTT).

"Jumlah GTT di Bojonegoro kan juga banyak, jadi kekosongannya bisa diisi oleh GTT tersebut," cakapnya kepada blokBojonegoro.com.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com, kekurangan atau kebutuhan Guru Mapel yang paling banyak yakni guru Pendidikan Agama, Budi Pekerti dan Bimbingan Konseling (BK) yakni sebanyak 37 guru, guru Teknik Kendaraan ringan(TKR) sebanyak 35 guru, guru Bahasa Indonesia 29 guru, guru Matematika sebanyak 26 guru, guru Teknik Komputer dan Jaringan sebanyak 23 guru dan guru mapel lainnya yang jumlahnya cukup bervariasi.

"Namun yang Pasti meski kekurangan Guru Mapel KBM di SMK tetap berjalan dan kekosongan guru Mapel itu diisi oleh GTT," tandas Jaswadi kepada blokBojonegoro.com. [saf/lis]

 

Tag : guru, smk, gtt

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat