08:00 . Mahasiswa Cerdas Bermedia Sosial   |   07:00 . 8 Tanda Kamu Terlalu Bergantung dengan Kekasih   |   19:00 . Peringati Hari Peduli Sampah, Bersihkan Sampah Bengawan   |   18:00 . Utamakan Keselamatan Pasien Dengan Standar Akreditasi   |   17:00 . PWI Bojonegoro Selenggarakan Workshop   |   16:00 . Banyak Kendala, Para Peternak Berbagi Pengalaman   |   15:00 . Santunan Kematian, Ahli Waris Harus Memiliki Rekening   |   14:00 . 44S Poultry Berikan Pelatihan Kepada 57 Peternak Ayam   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Tingkatkan Kemampuan PMKS   |   12:00 . DLH dan Polres Bojonegoro Bersih Sampah di TBS   |   11:00 . Diburu Pembeli, Laju Penjualan Laptop-Komputer Meningkat   |   10:00 . Tanya Kejejelasan Nasib Persibo, Suporter akan Turun Jalan   |   09:00 . Jelang UNBK, Laptop Baru dan Bekas Masih Diburu   |   08:00 . Ini Alasan Pupuk Organik Lebih Disarankan Dibanding Kimia   |   07:00 . Awas, Jangan Biarkan Batuk Berkepanjangan   |  
Thu, 21 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 04 December 2018 07:00

Pembesaran Payudara dengan Implan Tingkatkan Risiko Kanker

Pembesaran Payudara dengan Implan Tingkatkan Risiko Kanker

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Walau pembesaran payudara dengan implan secara umum aman, namun studi terkini mengungkap efek samping negatif yang mungkin terjadi.

Selain efek samping skar (luka parut) dan juga infeksi, ternyata pemasangan implan bisa meningkatkan risiko kanker yang langka.

Menurut laporan yang dipublikasikan dari NBC News, disebutkan bahwa implan payudara terkait dengan penyakit limfoma sel besar anaplastik (BIA-ALCL) yakni jenis limfoma non-hodgkin yang langka (kanker sistem imun).

Menurut Food and Drug Administration (FDA), pada beberapa situasi, penyakit BIA-ALCL tersebut bisa menyebar ke seluruh tubuh.

Kabar baiknya, BIA-ALCL adalah penyakit yang langka dan mudah diobati.

Kaitan antara implan payudara dan kanker ini sebenarnya sudah diidentifikasi di tahun 2011, walau pada saat itu masih disebut dalam kategori "rendah".

"Beberapa tahun lalu insidennya memang hanya satu pada sejuta. Namun, setelah perhatian meningkat dan pencatatan kasus lebih baik, ternyata angka kejadiannya lebih tinggi," kata dokter bedah onkologi Richard J.Bleicher.

Pada tahun 2016, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut BIA-ALCL sebagai limfoma sel-T yang bisa berkembang setelah pemasangan implan payudara.

Setahun kemudian, tepatnya September 2017, FDA menerima 414 laporan BIA-ALCL, termasuk pada 9 pasien yang sudah meninggal. Hal ini mengindikasikan bahwa walau kankernya dianggap jarang, tetapi ternyata cukup banyak kejadiannya.

Para dokter di FDA juga mencatat bahwa kejadian kanker ini lebih sering pada pasien implan payudara dengan permukaan bertekstur dibanding yang halus.

FDA juga tidak menemukan perbedaan risiko pada implan silikon atau saline.

Pada umumnya pasien didiagnosis kanker ini 7-8 tahun pasca-implan. Kendati demikian, para ahli menyebut angka kejadiannya relatif rendah.

"Wanita yang mendapatkan implan payudara harus mewaspadai gejalanya, tetapi tidak perlu takut berlebihan," katanya.

Gejala yang harus diwaspadai antara lain bengkak yang menetap atau nyeri di sekitar daerah implan.

Dokter biasanya akan memeriksa ada tidaknya cairan yang berkumpul di sekitar implan. Beberapa pasien juga mengatakan mereka merasakan benjolan di bawah kulit atau melihat parut di sekitar implan

*Sumber: kompas.com

Tag : kesehatan, tips, trik

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more