07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |   22:00 . Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional   |   21:00 . Kuwalahan Layani Pesanan, Industri Rumahan Rekrut IRT Tiap Ramadan   |   20:00 . Pilkades Pomahan Terancam Ditunda?   |   19:00 . Cipayung Bojonegoro Gelar Aksi Tolak People Power   |   18:00 . Per Nasabah Dijatah Rp18,7 Juta, BNI Sediakan 50 Antrean Setiap Hari   |   17:00 . Sebab Ini, Kita Bisa Didampingi Malaikat Rohmat   |   16:00 . Tradisi Ramadan, Jalan KH M Rosyid Layaknya Pasar Tumpah   |   15:30 . Sidak DLH, Minta Manajemen Koperasi Kareb Perbaiki AMDAL   |   15:00 . Jajanan Khas Kampung Ini Tembus Pasaran Luar Kota   |   13:00 . H-10 Pengerjaan dan Material Proyek Jalan Nasional Sudah Bersih   |   12:00 . Kapolres Cek Jalan Nasional Jelang Arus Mudik Lebaran   |   11:00 . Pengamanan Hasil Pemilu, 400 Aparat Gabungan Disiapkan   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 05 December 2018 10:00

Gedung SRG Oke, Mesin Jadul

Gedung SRG Oke, Mesin Jadul

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Keberadaan Sistem Resi Gudang (SRG) di Bojonegoro tak lain adalah untuk stabilisasi harga pasca panen para petani, hal itu sesuai Undang-undang No 9 tahun 2006. Dan hampir setiap kabupaten mendapatkan bangunan untuk SRG dari Kementerian pusat tidak terkecuali Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, Bojonegoro mendapatkan bangunan SRG ini dari DAK pusat. Pembangunan itu mulai dilaksanakan tahun 2012 dan selesai tahun 2014. Adanya SRG ini masih sangat disayangkan karena belum bisa maksimal.

Baca juga [Amanat UU No 9, Bupati; SRG Harus Jalan]

"Kalau untuk gudang sudah baik, namun untuk mesin yang ada perlu modernisasi," kata bupati saat inspeksi mendadak (sidak) di SRG Desa Ngraseh Kecamatan Dander Bojonegoro.

Kata Bunda Anna sapaan akrab bupati, sidak ini dilakukan setelah adanya laporan bahwa SRG masih kurang maksimal keberadaannya. Oleh karenanya setelah sidak ini, bisa diambil kebijakan agar pengelolaan bisa berjalan maksimal dan berdampak positif bagi petani.

Bupati Bojonegoro ingin kedepan SRG dikelola dengan baik oleh instasi atau BUMD. "Yang terpenting nantinya kebijakan itu tidak melanggar aturan," terang bupati usai melakukan sidak. [saf/mu]

Tag : sidak, srg, gudang, sistem resi gudang, panen, hasil panen

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat