19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Tue, 23 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 05 December 2018 10:00

Gedung SRG Oke, Mesin Jadul

Gedung SRG Oke, Mesin Jadul

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Keberadaan Sistem Resi Gudang (SRG) di Bojonegoro tak lain adalah untuk stabilisasi harga pasca panen para petani, hal itu sesuai Undang-undang No 9 tahun 2006. Dan hampir setiap kabupaten mendapatkan bangunan untuk SRG dari Kementerian pusat tidak terkecuali Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, Bojonegoro mendapatkan bangunan SRG ini dari DAK pusat. Pembangunan itu mulai dilaksanakan tahun 2012 dan selesai tahun 2014. Adanya SRG ini masih sangat disayangkan karena belum bisa maksimal.

Baca juga [Amanat UU No 9, Bupati; SRG Harus Jalan]

"Kalau untuk gudang sudah baik, namun untuk mesin yang ada perlu modernisasi," kata bupati saat inspeksi mendadak (sidak) di SRG Desa Ngraseh Kecamatan Dander Bojonegoro.

Kata Bunda Anna sapaan akrab bupati, sidak ini dilakukan setelah adanya laporan bahwa SRG masih kurang maksimal keberadaannya. Oleh karenanya setelah sidak ini, bisa diambil kebijakan agar pengelolaan bisa berjalan maksimal dan berdampak positif bagi petani.

Bupati Bojonegoro ingin kedepan SRG dikelola dengan baik oleh instasi atau BUMD. "Yang terpenting nantinya kebijakan itu tidak melanggar aturan," terang bupati usai melakukan sidak. [saf/mu]

Tag : sidak, srg, gudang, sistem resi gudang, panen, hasil panen

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat