17:00 . Kartar Sumberrejo Tanamkan Semangat Nasionalisme Lewat Lomba Mewarnai   |   16:00 . 17 Group Drumband se Dander Turut Meriahkan HUT RI ke 74   |   15:00 . Dua Kepala OPD Masuk Masa Pensiun, Kekosongan Kursi Bakal Bertambah?   |   14:00 . Kesulitan Ajukan Pengisian Kepala OPD, BKPP Tunggu Sekda Baru   |   13:00 . Buruh Kupas Ketela, Pekerjaan Sampingan Menambah Pundi Rupiah   |   12:00 . Mariono Masuk Daftar Top Skor Liga 3 Jatim   |   11:00 . Wujud Syukur, Jalin Silaturahim   |   10:00 . Warganet Ramai-Ramai Puji Penari Thengul   |   09:00 . Rampungkan Pemberkasan, Kejari Resmi Perpanjang Masa Tahanan SH   |   08:00 . Bojonegoro Sapa Dunia dengan Thengul   |   07:00 . Berbagai Penyebab dan Faktor Risiko Terbentuknya Batu Empedu   |   23:00 . Jan Ethes Gemesin Ikut Presiden Jokowi Upacara HUT ke 74 RI   |   22:00 . Pelatihan Kepemimpinan Active Citizens di Padepokan ASA   |   21:00 . Pekerja Proyek Gas JTB Ikuti Upacara Bendera   |   20:00 . Wow....! Tari Thengul Tampil di Istana Negara   |  
Sun, 18 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 05 December 2018 12:00

Semai Bibit, Petani Balen Pilih Varietas Ini

Semai Bibit, Petani Balen Pilih Varietas Ini

Pengirim: Iskak Riyanto*

blokBojonegoro.com - Dasarian pertama Desember 2018 ini wilayah Desa Balenrejo Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro sudah memasuki musim penghujan. Sehingga para petani mulai turun ke sawah untuk membuat lahan persemaian bibit padi.

Rata-rata mereka menanam padi varietas unggul baru (VUB) Inpari 32. Benih padi ini mulai banyak dilirik petani. Mereka mulai sadar betapa pentingnya ganti varietas padi baru.

Dalam setiap pertemuan kelompok tani, penyuluh pertanian lapangan (PPL) selalu menganjurkan ada pergantian varietas. Lewat penyuluhan pertanian di radio pemerintah atau swasta Dinas Pertanian (Disperta) juga tidak bosan mengingatkanya.

Kalau ingin hasil maksimal dan toleran hama penyakit harus ganti varietas padi, yang dalam bahasa Bojonegoro disebut ganti oyot/akar.

Di Bojonegoro secara umum mayoritas petani masih tanam varietas eksistensi Ciherang, lebih dari 50%, IR 64, Situbagendit dan varietas lainnya.

Menanam varietas baru selain untuk memutus siklus penyakit padi juga untuk meningkatkan produktivitas. Di beberapa wilayah yang sudah menanam varietas inpari 32 ini memang ada kenaikan hasil panen yang signifikan. Satu hektar ada yang tembus 9,8 ton GKG. Ada juga petani yang bilang hasil panen musim kemarau lebih baik daripada musim hujan tahun lalu.

"Niki kulo tanem inpari telu loro, terose teng mriko-mriko sae hasile, kiat kaleh serangan penyakit (ini saya tanam inpari 32, katanya hasil panennya baik, dan kuat serangan hama penyakit)", kata Bakri salah satu petani setempat.

Kepala UPT Pertanian Balen-Sukosewu, Qomarudin dalam beberapa penyuluhan juga mengatakan, varietas ini layak ditanam petani, hasil panen tinggi, rendemen juga tinggi. Selain itu juga tahan kresek, toleran potong leher, rasa nasi pulen seperti Ciherang.

Varietas yang dilepas kementan tahun 2013 ini memang istimewa. Tahan penyakit hawar daun bakteri (HDB) atau kresek menurut petani Bojonegoro juga toleran blas atau potong leher, 2 penyakit padi yang ditakuti petani.

"Untuk mendapatkan hasil panen yang baik tentu harus ada kombinasi penggunaan pupuk organik yang maksimal, tanam jajar legowo, pemupukan berimbang dan pengamatan mingguan hama penyakit," tambah Qomarudin. [mu]

*Penyuluh Pertanian Lapangan Dinsperta Bojonegoro, Sekretaris LPPNU Bojonegoro, Seksi Pertanian Ikatan Sarjana NU (ISNU) Bojonegoro.

Tag : tanam padi, petani, tanaman

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat