20:00 . Hari Ini, 14 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19   |   19:00 . Seniman Reog Pilih Bertani di Masa Pandemi   |   18:00 . DPRD: Pedagang Hewan dan Panitia Penyembelihan Agar Patuhi Protokol Kesehatan   |   17:00 . PMI dan Tim KKN Unesa Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Covid-19   |   16:00 . Hingga Hari Keenam, Peserta Rapid Test Umum Capai 182   |   15:00 . Waspadai Polaritas Interaksi Virtual   |   14:00 . Pecah Kendi Sebagai Tanda Dimulainya Pembangunan Embung   |   13:00 . Dishub Gelar Operasi Kestib, Tertibkan Truk Kelebihan Tonase   |   12:00 . Komitmen Tukar Guling TKD, Embung Desa Gayam Mulai Dibangun   |   12:00 . Dewan Pendidikan : Belajar di Rumah Buat Siswa Jenuh   |   11:00 . Beredar Kemacetan Jalan Provinsi Desa Sukowati, Ternyata Ada Perbaikan Jalan   |   10:00 . LPPM UTM Terjunkan Mahasiswa Jadi Satgas Covid-19 di Kelurahan Jetak.   |   09:00 . FB Palsu Pejabat Utama Pemkab Bojonegoro Minta Pulsa   |   08:00 . Harga Logam Mulia Tak Bergerak, Berikut Nominal Jualnya   |   07:00 . 6 Masalah Makan pada Balita dan Cara Mengatasinya   |  
Wed, 15 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 10 December 2018 08:00

Mencari Solusi Problematika Petani Hutan, SEC Gelar Seminar

Mencari Solusi Problematika Petani Hutan, SEC Gelar Seminar

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Hampir sebagian besar wilayah Kabupaten Bojonegoro berada di kawasan hutan. Banyak pula desa-desa yang di dalam hutan dengan akses ke kawasan membutuhkan waktu dan tenaga ekstra dibanding dengan desa lainnya.

Di desa-desa yang berada di kawasan hutan, mayoritas warga bekerja sebagai petani pesanggem atau penggarap lahan hutan milik Perhutani. Dalam proses penggarapan lahan itu, antara desa satu dengan yang lainnya menggunakan sistem yang berbeda. Ada yang harus membagi hasil panen dengan Perhutani, ada juga yang harus mengeluarkan biaya sewa cukup tinggi karena tanah yang digarap ternyata bukan lahan kawasan hutan. Padahal, Lahan garapan adalah salah satu harapan utama bagi petani untuk bertahan hidup.

Hal itu, adalah salah satu probelematika petani hutan di Bojonegoro. Sehingga, Non Government Organization (NGO) Society Education Centre (SEC) Bojonegoro menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema 'Problematika Petani Hutan; Pendidikan dan Agraria', Senin (10/12/2018) siang nanti.

Ketua SEC, Parto Sasmito menjelaskan, selain terkait lahan garapan, problem lainnya yang dihadapi petani hutan adalah pendidikan. Secara formal, rata-rata pendidikan para petani hutan adalah lulusan SMP atau di bawahnya.

"Akses juga kendala. Meski ada sekolah, namun pada kondisi tertentu tenaga pengajar tidak berangkat untuk mengajar. Sehingga ketika jam sekolah para siswa tidak mendapatkan pelajaran," papar alunmi IKIP PGRI Bojonegoro itu.

Sementara itu, Koordinator Acara, Ali Ibrohim menyampaikan, dalam seminar ini, mengundang Bupati Bojonegoro, Dr. Hj. Anna Mu'awanah sebagai keynote speaker. Kemudian ada 4 narasumber yang akan menyampaikan pandangan dan data masing-masing, serta mencari solusi terbaik terkait problem petani hutan.

Di antaranya narasumber yang sudah terkonfirmasi yang bakal hadir ada dari Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) Indonesia, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro, Slamet Juwanto Wakil Adm Tengah, Anggota DPRD Bojonegoro, Anam Warsito dan akademisi dari UINSA Surabaya, Nuril Huda.

"Peserta dari perwakilan petani hutan dan mahasiswa dari berbagai kampus di Bojonegoro. Total sekitar 35 peserta lebih. Karena konfirmasi ada yang hadir bersama 3 sampai 5 orang dari undangan," jelas pemuda asal Desa Prambatan, Kecamatan Balen ini.

Seminar akan dilaksanakan di lantai 2 gedung Pusat Pengembangan Industri Kreatif (PPIK), jalan Veteran Bojonegoro mulai pukul 13.00 sampai 16.00 WIB. [saf/mu]

Tag : seminar, nasional, perhutani, sec, bojonegoro, agra, agraria, petani


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 12 July 2020 14:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya!

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya! Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat