23:00 . Kanwil BPN Serahkan 3.313 Sertifikat Tanah Kepada Pemkab   |   23:00 . BPN Bojonegoro Serahkan Sertifikat Hak Atas Tanah Kodim   |   22:00 . Satu Guru Setingkat SMA Terkonfirmasi Covid 19   |   20:00 . Klaim Pasien Covid 19 se-Jatim Capai Rp1 Triliun   |   19:00 . Bersih-Bersih, Polres Gelar Tes Urine Bagi Anggota   |   18:00 . Wabup Penuhi Panggilan Sebagai Saksi di Polda Jatim   |   15:00 . Bupati Bojonegoro Menyerahkan Sertifikat Hak Atas Tanah   |   14:00 . Suporter Persibo Surati Pemkab Bojonegoro   |   13:00 . 98.76 Persen Warga Bojonegoro Memiliki Jaminan Kesehatan   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan UHC dari BPJS Kesehatan   |   07:00 . 7 Macam Kelainan pada Payudara Wanita dan Cara Mengobatinya   |   22:00 . Pelatihan Berkelanjutan PEPC Kuatkan UMKM   |   21:00 . Sembuh 3 Orang, 3 Pasien Terkonfirmasi Positif   |   19:00 . Panen Tembakau, Harga Jual Masih Stabil   |   18:00 . Dinkop: Total Pendaftar BLT UMKM Bojonegoro Capai 14.550   |  
Thu, 24 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 12 December 2018 13:00

Buntut Hibah Terancam Tak Cair

Disdik Tak Tahu, Hanya Bantu Rekomendasi

Disdik Tak Tahu, Hanya Bantu Rekomendasi

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Kemarin Selasa (11/12/2018) beberapa Kepala Sekolah (Kapsek) baik jenjang SMA/SMK/MA/SMP maupun MTs mengadu ke DPRD Bojonegoro, terkait sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang tidak mencairkan dana hibah.

Menanggapi perihal tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro menyampaikan, untuk pencairan dana hibah tersebut bukan wewenag Disdik, namun wewenang dari Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD).

Baca juga: Pimpinan Dewan Kumpulkan Komisi dan Fraksi

"Peran Disdik dalam masalah tersebut hanyalah membantu pihak BPKAD melakukan pemberkasan dari sekolah yang mendapat bantuan dana hibah untuk pembangunan," kata Iwan Kristian, perwakilan Kepala Disdik Bojonegoro, Rabu (12/12/2018).

Iwan Kristian yang juga menjabat Kasi Sarparas Disdik Bojonegoro mengungkapkan, memang awalnya pihak Disdik mengumpulkan calon sekolah yang bakal menerima bantuan dana hibah itu, atas arahan dari BPKAD, setelah itu Disdik menyeleksi sekolah yang memang layak mendapat dana, sedangkan pencairan itu tetap wewenang BPKAD.

"Disdik ya hanya bantu pemberkasan dan rekomendasi sekolah yang layak mendapat bantuan itu," paparnya.

Sehingga polemik yang saat ini tengah hangat, bukan wewenang Disdik untuk memberikan jawaban atas pencairan dana hibah tersebut, selain itu Disdik juga sudah menyampaikan kepada para calon penerima hibah.

Seperti diberitakan sebelumnya, setidaknya total ada 41 sekolah yang rencananya diberikan dana hibah oleh Pemkab Bojonegoro, namun hanya 19 lembaga yang bisa mencairkan dana hibah tersebut dan selebihnya tidak bisa cair. Selain itu, menurut informasi, para penerima dana hibah sudah mulai membangun dengan hutang material lebih dulu. Hal itu yang disampaikan beberapa kepala sekolah saat mengadu ke DPRD Kabupaten Bojonegoro kemarin. [saf/mu]

Tag : dan hibah pendidiakn, dana, disdik


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat