21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |   19:45 . Wagub Jatim Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:30 . Tambahan 1 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:15 . Via Vidcon, Wagub Emil Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:00 . Mahasiswa ini Kuliah Sambil Berwirausaha Bisnis Camilan Kurma Selimut   |   18:00 . Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Apresiasi Penanganan Covid-19 di Bojonegoro   |   17:00 . Meski Kecewa Batal Berangkat, Calon Haji Pasrah   |   16:00 . Bupati Ngopdar Bersama Pemuda Bojonegoro   |   15:00 . Ular Sanca Kembang Hebohkan Warga Balen   |   14:00 . Diduga Penyakit Mata Tak Kunjung Sembuh, Warga Desa Karangdowo Gantung Diri   |   12:00 . Bhayangkari Bojonegoro Bagi Paket Suplemen dan Masker untuk Posko Covid-19   |   11:00 . Selain Emas, BPKB Juga Dominasi Agunan di Pegadaian saat Pandemi   |   10:00 . Tatib Direvisi, DPRD Bojonegoro Gelar Rapat dengan Video Conference   |   09:00 . 17.260 Siswa SMP-MTs Terima Kelulusan   |  
Sat, 06 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 19 December 2018 07:00

Cara Bertengkar dengan Pasangan Pengaruhi Panjangnya Usia

Cara Bertengkar dengan Pasangan Pengaruhi Panjangnya Usia

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Gaya kita saat bertengkar dengan pasangan bukan cuma bisa memengaruhi langgeng tidaknya hubungan, tapi juga apakah kita akan panjang umur.

Perbedaan pendapat hingga memicu pertengkaran adalah hal yang normal. Kita dapat lebih mengenal sifat pasangan dari pertengkaran tersebut. Malah, pasangan yang bertengkar cenderung lebih sehat dan berumur panjang.

Ini temuan yang menarik. Pasalnya, pertengkaran selama ini akan dihindari karena tak mau hubungan menjadi renggang.

Pertengkaran yang dianggap berdampak positif adalah jenis pertengkaran yang dilakukan dengan cara yang sama.

Contohnya, ketika kita tipe yang suka menahan amarah dan pasangan sebaliknya, gampang melampiaskan emosinya, ini justru tidak menyehatkan dan meningkatkan risiko kematian dini hingga dua kali lipat.

Studi tentang pengaruh pertengkaran dalam hubungan dengan panjang pendeknya usia ini dilakukan oleh tim dari departemen psikologi Universitas Arizona, AS.

Penelitian ini melibatkan data dari 192 pasangan selama lebih dari 32 tahun dan melihat apakah "cara menghadapi kemarahan" memengaruhi kematian.

Ternyata, semakin besar ketidakcocokan antara pasangan, semakin besar risiko kematian dini.

Risiko kematian dini yang paling rendah terjadi pada pasangan yang saling mengungkapkan perasaan mereka.

Selain gaya bertengkar, tentu saja apa yang kita makan berpengaruh besar pada usia harapan hidup.

Menurut ahli gizi Dr Sarah Brewer dan pakar diet Juliette Kellow, orang yang berumur panjang biasanya memiliki pola makan nabati terutama dengan banyak buah dan sayuran.

Salah satu bahan utama dari pola makan nabati adalah serat. Zat gizi ini diketahui mampu menekan risiko penyakit jantung, gangguan pencernaan, dan kanker tertentu.

“Ketika kita makan makanan kaya serat kita cenderung tidak makan terlalu banyak, sehingga lebih mudah untuk menjaga berat badan yang sehat," ucap mereka

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan , kesehatan, rumah tangga, pasangan, asmara


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat