20:00 . Gaungkan Seni Drama, Kata Aksara Gelar Lakon 'Pelacur Terhormat'   |   19:00 . Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdik Bojonegoro Gelar PKKS   |   18:00 . Rantai Distribusi Vaksin Telah Siap, Begini Alurnya   |   17:00 . Harga Bawang Merah Turun Lagi, Per Kilogram Rp30.000   |   16:00 . Masih Ada Warga yang Tak Taat Prokes saat di Luar   |   15:00 . Polres Bojonegoro Salurkan Bantuan Korban Banjir   |   14:00 . Berikut Hasil Uji Kualitas Udara di Bojonegoro   |   13:00 . Dimsum Seribuan Laris Manis   |   12:00 . Mengapa Kita Perlu Imunisasi?   |   11:00 . Pemohon Banpres BPUM Dinkop Bojonegoro Capai 31.502   |   10:00 . PLN Perpanjang Promo Diskon Tambah Daya Super Merdeka untuk UMKM   |   09:00 . Sejak Dulu Imunisasi Cegah Penyakit Menular   |   08:00 . Presiden Kutuk Terorisme di Sigi   |   07:30 . Kesembuhan Covid-19 di Provinsi ini Meningkat Pesat   |   07:00 . Membangun "Chemistry" Kuat dengan Percakapan Sederhana   |  
Tue, 01 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 19 December 2018 08:00

Penyerapan Anggaran OPD Kurang Maksimal

Penyerapan Anggaran OPD Kurang Maksimal

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Penyerapan anggaran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun ini kurang maksimal. Sehingga, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2018 cukup tinggi.

Pimpinan DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sigit Kushariyanto menyatakan, prediksi tingginya SiLPA tahun 2018 penyebab utamanya adalah penyerapan anggaran OPD kurang maksimal.

"Penyerapannya kurang maksimal, karena mengalami masa transisi kepemimpinan," katanya kepada blokBojonegoro.com, Selasa (18/12/2018).

Baca: Lha...! SiLPA Tahun 2018 Diprediksi Tembus Rp2,5 Triliun

Rata-rata penyerapan anggaran masing-masing OPD, kata dia, hanya  60 hingga 70 persen dari jumlah total anggaran. Selain itu, besaran Dana Bagi Hasil (DBH) Migas juga belum ada kepastian nilainya.

Meski demikian, politisi asal Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengaku bersyukur. Sebeb, pada triwulan ke-4 tahun 2018 transfer dari pusat lancar senilai Rp1,346 triliun.

Menurutnya, penyerapan anggaran masing-masing OPD harus dimaksimalkan. Dengan perencanaan yang matang serta pembiayaan sektor-sektor produktif dan pemanfaatan aset lain.

"Harus dimaksimalkan," ucapnya.

Sebelumnya, diprediksi SiLPA tahun 2018 cukup tinggi sekitar Rp1,3 triliun. SiLPA tahun ini diprediksi lebih tinggi dari tahun 2017 lalu sebesar Rp277 miliar. [yud/mu]

Tag : SiLPA, Lebih anggaran, sisa, apbd


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat