20:00 . Diduga Puntung Rokok Menyebabkan Sebuah Rumah di Sukosewu Terbakar   |   19:00 . Meski Menang, Pelatih Persibo Mengaku Belum Puas   |   18:00 . Polres Bojonegoro Lakukan Pengamanan Ketat   |   17:00 . Persibo Gilas Arema Malang United 4-1   |   16:00 . Persibo Tutup Babak Pertama Dengan Skor 2-0   |   12:00 . Kemenag: Pengetahuan Bahaya Narkoba Harus Diberikan Pada Pelajar   |   11:00 . Camat Balen: Saya Belum Terima Laporan P-APBDes dan SK Panitia   |   10:00 . Warga Pertanyakan Seleksi Perangkat Desa Mulyorejo   |   09:00 . Saat Haji, Diprediksi Suhu Capai 47 Derajat   |   08:00 . Cegah Narkoba, Sosialisasi Wacana Tes Urine Calon Pengantin Dilakukan   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   19:00 . Belasan CJH Bojonegoro Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci   |   18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |  
Mon, 22 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 22 December 2018 23:00

Pemilu 2019

Bisa Jadi Masalah, ASN Diminta Hindari ini di Medsos

Bisa Jadi Masalah, ASN Diminta Hindari ini di Medsos

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Koordinator Divisi Pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur, Aang Khunaifi, mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menghindari komentar di media sosial (Medsos).

Sebisa mungkin hindari 'like' atau komentar menggunakan emoji jari di media sosial. Sebab rawan terjadi permasalahan di kemudian hari. Karena bisa terindikasi tidak netral.

"Kalau bisa dihindari," kata Aang Khunaifi saat memberi materi Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Hotel Dewarna Bojonegoro, Sabtu (22/12/2018).

Meskipun tidak ada aturan secara gamblang yang melarang itu. Namun, menghindari adalah salah satu cara untuk mencegah asumsi bias dalam tahun politik ini.

"Sebab, saat ini siapapun bisa mengartikan atau mengasumsikan komentar di medsos," papar Aang.

Karena itu, ASN harus bijak dalam menggunakan medsos. Sebab semua mata saat ini sedang melihat dan mengawasi. "Tahun-tahun politik, memang tantangannya cukup besar," ucapnya.

Lalu, bagaimana membentuk neralitas ASN dalam Pemilu 2019? Ia mengatakan, sama-sama saling mengawasi dan mengingatkan. Menghindari kegiatan yang kaitannya dengan Pemilu.

Terkait penegakkan, kata Aang, Bawaslu sangat mempertimbangkan aspek latar belakang. Artinya, dalam penegakan pihaknya tidak kaku atau rigit. "Aspek latar belakang jadi pertimbangan," ucapnya.

Ia menambahkan, masyarakat bebas melaporkan apabila ada pelanggaran dan atau kejanggalan dalam Pemilu. Bisa dilaporkan ke Bawaslu atau Panwascam setempat. "Kalau ada kejanggalan atau bahkan pelanggaran, bisa dilaporkan," imbuhnya. [yud/ito]

 

 

Tag : asn, pemilu, medsos

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat