20:00 . BLT DD Tahap Kedua di Bojonegoro Mulai Cair   |   19:30 . 1 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh   |   19:00 . Pembunuhan Terhadap Janda, Terdakwa Divonis 12 Tahun Penjara   |   18:00 . Usai Lebaran, Tren Gadai Barang Kembali Ramai   |   17:00 . Pembatasan Wilayah, ini Dampaknya bagi Perusahaan Jasa Travel   |   16:00 . 1.361 CJH Batal Berangkat Jadi Prioritas Berangkat Haji Tahun Depan   |   15:00 . Diduga Peras Kades, 2 Oknum LSM Dicokok Polisi di Warung Kopi   |   14:00 . Pasein Covid-19 di RS Bhayangkara Wahyu Tetuko Diberikan Terapi Pernapasan   |   13:00 . Ribuan CJH Asal Bojonegoro Gagal Berangkat Tahun ini   |   12:00 . Pasca Lebaran, Omzet Pedagang Daging Sapi Menurun Drastis   |   11:00 . 12 Instansi Ikuti Penandatangan MoU Mall Pelayanan Publik   |   10:00 . Santunan Jasa Raharja untuk Korban Cacat Tetap Menempati Posisi Paling Rendah   |   09:00 . Kejaksaan Negeri Bojonegoro Menuju Predikat WBK 2020   |   08:00 . Melihat Proses Pembuatan Jajanan Jadul 'Ladu'   |   07:00 . Cegah Covid-19, Perlukah Tahan Napas saat Berdekatan dengan Orang?   |  
Wed, 03 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 22 December 2018 09:00

Atap SDN Growok 2 Ambruk

DBH Migas Gede, Dewan Sebut Tak Ada Alasan Sekolah Rusak

DBH Migas Gede, Dewan Sebut Tak Ada Alasan Sekolah Rusak

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro merasa geram, dengan peristiwa runtuhnya atap Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (19/12/2018) malam lalu.

Sebab, jika menilik keseluruhan, peristiwa tersebut merupakan ketidakseriusan penataan dan pendataan Dinas Pendidikan (Disdik). Beruntung tidak ada korban jiwa. Pihaknya sangat menyayangkan kejadian itu.

Baca: Dewan Bakal Selidiki Runtuhnya Atap SDN Growok 2

"Jika melihat DBH Migas besar serta SiLPA tahun ini juga besar, harusnya tidak ada alasan untuk sarana belajar mengajar tidak memadai," kata Ketua Komisi D DPRD, Fauzan, kepada blokBojonegoro.com, Sabtu (22/12/2018).

Dinas pendidikan harus bertanggung jawab dalam hal ini. Fauzan menganggap Dinas Pendidikan Bojonegoro tidak cermat dalam melakukan pembenahan sekolah-sekolah yang rusak di Kota Ledre ini.

"Faktanya memang begitu, peristiwa runtuhnya atap SDN 2 Geowok ini menjadi contohnya," ucap Fuzan.

Saat ditanya apa langkah kongkrit DPRD terkait peristiwa ini. Fauzan mengatakan, bagaimana pun harus cepat ditangani. Karena sangat mengganggu proses belajar. Ini peristiwa yang memalukan. Harus mencermati pelaksanaannya dulu.

"Harus ada penyelidikan mendalam, Ini adalah citra buruk dunia pendidikan mengingat DBH Migas serta SiLPA yang cukup besar," pungkasnya. [yud/mu]

Tag : pendidikan, sarana prasarana, sarpras, sekolah rusak, atap kelas ambrol


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat