14:00 . Triwulan Empat, 851 Klaim Asuransi Diterima Jasa Raharja   |   12:00 . Peran Guru Tangkal Radikalisme   |   11:00 . Pelatih Persibo Berharap Suporter Tetap Berangkat Ke Gresik   |   08:00 . Panggil Diknas, DPRD Akan Kawal Sampai Pusat   |   07:00 . Tips Berpakaian di Cuaca Panas Untuk Hijaber   |   21:00 . Cak Nun Jawab Gamblang Semua Pertanyaan   |   20:00 . Ratusan Sapi Produktif Dipamerkan, Yuk Lihat   |   19:00 . Sinau Bareng Cak Nun   |   18:00 . Ingin Turut Kembangkan Ekonomi Syariah   |   17:00 . Datangi DPRD, PPPK Diknas Bojonegoro Minta Kejelasan   |   16:00 . Bupati Ajak Tingkatkan Protein Hewani dengan Minum Susu   |   15:00 . Menjadi Guru PAI, Bagi Irma Lutfiana adalah Tanggungan Moral Anak   |   14:00 . Inilah Juara Lomba Sapi Betina Produktif dan Gelar Panen Pedet 2019   |   13:00 . Bupati Targetkan Bojonegoro Bisa Duduki Nomor Dua Populasi Sapi Se-Jatim   |   12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |  
Thu, 17 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 25 December 2018 14:00

Jelang Tahun Baru 2019

Harga Bahan Pokok Naik, Ini Kata DPRD Bojonegoro

Harga Bahan Pokok Naik, Ini Kata DPRD Bojonegoro

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Fenomena melonjaknya beberapa harga bahan pokok menjelang perayaan hari-hari besar, masih menjadi momok bagi sebagian besar kalangan masyarakat Bojonegoro. Sebab, naiknya harga bahan pokok tersebut setiap tahun terjadi.

Misalnya, menjelang perayaan Natal 2018 kemarin dan menjelang Tahun Baru 2019 ini, beberapa harga bahan pokok di Pasar Kota Bojonegoro mengalami kenaikan. Meskipun naiknya harga bahan pokok ini tidak signifikan, namun dampaknya cukup terasa.

Beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya, telur, bawang merah, dan daging. Harga telur dari Rp18.000 per kilogram naik hingga Rp24.000 - Rp25.000 per kilogram. Harga bawang merah dari Rp18.000 per kg naik menjadi Rp25.000 per kilogram.

Kemudian, harga daging ayam potong sebelumnya dikisaran Rp30.000 per kilogramnya naik menjadi Rp35.000 per kilogramnya. Fenomena kenaikan harga bahan pokok ini selalu terjadi menjelang hari-hari besar. Apalagi, saat ini menjelang tahun baru 2019.

Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri mengatakan, hal tersebut merupakan fenomena tahunan. Setiap menjelang natal dan pergantian tahun baru harga kebutuha pokok cenderung naik.

"Sepertinya ini siklus tahunan," kata Lasuri kepada blokBojonegoro.com, Selasa (25/12/2018).

Lantas apa penyebabnya? Lasuri mengatakan, bahwa hal itu disebabkan beberapa faktor. Di antara penyebabnya adalah adanya permintaan barang yg banyak, sedangkan ketersediaan barang berkurang atau bahkan hanya sedikit.

"Ini juga menjadi salah satu faktor penyebab kenaikan harga," ujarnya.

Lalu, kata dia, adanya spekulan yang bisa saja menahan barang. Agar bisa dilepas setelah tahun baru, supaya memperoleh keuntungan yang lebih besar. "Biasanya, barang ditimbun. Setelah tau permintaan pasar begitu besar, barang dijual," uacapnya.

Ada juga fariabel seperti kesulitan bahan bakar untuk transportasi, juga menyebabkan harga cenderung naik. Kemudian, cuaca di akhir tahun curah hujannya tinggi, bisa juga menyebabkan distribusi dan produksi bahan pokok terganggu.

"Libur bersama yang cukup panjang, juga sangat mengganggu transportasi, sehingga distribusi bahan pangan ikut terganggu," kata Lasuri.

Apa yang bisa dilakukan pemerintah? Menurut Lasuri, dinas perdagangan harus survey lapangan turun ke pasar dan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk memastikan ketersediaan barang dan BBM cukup.

"Sehingga, ketersediaan barang dipastikan aman dan ketersediaan BBM cukup," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya ikut serta dalam memantau dan berkordinasi dengan dinas terkait. Dia mengaku yang bisa ia lakukan hanya mengawasi ketersediaan bahan pokok menjelang tahun baru 2019. Bagaiamana langkah kongkritnya?

"Kalau yang kita lakukkan hanya pengawasan, untuk kongritnya, tentu dinas terkait yang langsung melakukan tindakan," imbuh Lasuri.  [yud/ito]

Tag : harga, pokok, lasuri, natal, tahun, baru

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat