18:00 . Kirab Pusaka Haul Ke-237 Ki Andongsari (Adipati Arya Mentahun)   |   17:00 . As Roda Belakang Mobil Dump Truk Patah, Lalu Lintas Tersendat   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Lantik Organisasi Kemahasiswaan   |   15:00 . Punya Harga Jual Tinggi Dibalik Limbah Tanaman Kedelai   |   12:00 . Zakat Upaya Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin   |   11:00 . Sempat Viral di Medsos, Kakek Pengemis Diamankan Satpol PP   |   10:00 . Diantar Keluarga untuk Mengemis, Seorang Kakek dan Wanita Muda Ditangkap?   |   09:00 . Fuul: Kampus Ungu Bersholawat Bareng Gus Azmi   |   08:00 . Ditinggal Nonton Hiburan, Rumah di Ngasem Terbakar   |   07:00 . Waspada Bila Anak Tampak Begitu Lamban dan Mudah Jatuh   |   21:00 . Bus Baru Pemkab Bojonegoro Khusus untuk Pelayanan dan Sosial   |   20:00 . Live: Kampus Ungu Bersholawat Bersama Gus Azmi   |   19:00 . Kader Baureno Nahkodai PDPM Bojonegoro   |   18:00 . Diduga Kelelahan, Staf Perhutani Ditemukan Meninggal Dunia   |   17:00 . Bus Baru Pemkab, Bupati: Untuk Pelayanan dan Sosial   |  
Mon, 16 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 25 December 2018 07:00

Terjadi Tsunami Saat Berlibur, Apa yang Harus Dilakukan?

Terjadi Tsunami Saat Berlibur, Apa yang Harus Dilakukan?

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Bencana tsunami di Banten dan Lampung, Sabtu (22/12/2018) meninggalkan duka mendalam karena menelan ratusan korban jiwa dan luka-luka.

Gelombang besar pada tsunami tersebut cukup mengejutkan karena tanpa diawali gempa bumi. Daerah dengan korban terbanyak adalah Tanjung Lesung, salah satu kawasan wisata unggulan atau '10 Bali Baru' yang dipromosikan Kementerian Pariwisata.
Pada saat kejadian, banyak wisatawan yang menjadi korban, termasuk juga di kawasan pantai seperti Carita dan Anyer.

Pakar bencana Dr. Samantha Montano pada laman Forbes menyebutkan bahwa turis dan orang-orang yang bukan warga lokal adalah yang paling rentan pada situasi bencana seperti itu.

Sebab, mereka tidak familiar dengan situasi dan kondisi sekitar serta bagaimana menginterpretasikan peringatan bencana di daerah tersebut.

"Mereka juga cenderung tidak tahu apa hal yang perlu dilakukan ketika bencana tiba," kata Montano beberapa waktu lalu.

Para geofisikawan menyebutkan, ketika berada di daerah yang tidak familiar saat bencana tiba, dengarkanlah saran dari orang-orang di sana. Hal ini bisa diaplikasikan dimana pun kita berada.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan ketika tsunami terjadi saat kita sedang berlibur:

- Usahakan pergi ke tempat yang lebih tinggi dari permukaan dan sejauh mungkin dari lokasi. Jika kita bisa melihat gelombang tsunami artinya jarak kita sudah terlalu dekat dan sangat tidak aman.

 - Jika berada di dalam mobil dan dekat dengan pantai, keluarlah dan lari ke tempat tinggi. Berada di dalam mobil tidak aman karena pintu mobil susah dibuka akibat tekanan air yang besar. Air juga bisa masuk ke dalam mobil dan membuat kita tenggelam.

- Jika berada di atas kapal, menghadaplah ke arah gelombang dan mengarah ke laut. Sebab ketika kita berada di laut, tsunami akan lebih jinak.

Gerakan ombak akan lebih cenderung horizontal. Bergerak ke kiri dan kanan namun tidak dominan vertikal. Gelombang akan lebih ganas ketika tiba di daratan. Artinya, berada di laut akan cenderung lebih aman. Kerusakan baru akan terjadi jika kapal menabrak permukaan pantai.

- Ketika tsunami berakhir, kita mungkin akan berada pada situasi porak poranda dan banjir. Jauhi infrastruktur yang rusak, terutama listrik karena akan berbahaya jika tergenang air.

- Koneksi telepon juga mungkin saja terganggu. Jadi, pastikan kamu hanya menggunakannya pada kondisi darurat. Jangan kembali ke zona bahaya kecuali pemerintah setempat sudah menyebutnya aman.

Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2018/12/24/091100120/
terjadi-tsunami-saat-berlibur-apa-yang-harus-dilakukan-.

Tag : liburan, tsunami, banten, tips, aman

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat