18:00 . Kirab Pusaka Haul Ke-237 Ki Andongsari (Adipati Arya Mentahun)   |   17:00 . As Roda Belakang Mobil Dump Truk Patah, Lalu Lintas Tersendat   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Lantik Organisasi Kemahasiswaan   |   15:00 . Punya Harga Jual Tinggi Dibalik Limbah Tanaman Kedelai   |   12:00 . Zakat Upaya Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin   |   11:00 . Sempat Viral di Medsos, Kakek Pengemis Diamankan Satpol PP   |   10:00 . Diantar Keluarga untuk Mengemis, Seorang Kakek dan Wanita Muda Ditangkap?   |   09:00 . Fuul: Kampus Ungu Bersholawat Bareng Gus Azmi   |   08:00 . Ditinggal Nonton Hiburan, Rumah di Ngasem Terbakar   |   07:00 . Waspada Bila Anak Tampak Begitu Lamban dan Mudah Jatuh   |   21:00 . Bus Baru Pemkab Bojonegoro Khusus untuk Pelayanan dan Sosial   |   20:00 . Live: Kampus Ungu Bersholawat Bersama Gus Azmi   |   19:00 . Kader Baureno Nahkodai PDPM Bojonegoro   |   18:00 . Diduga Kelelahan, Staf Perhutani Ditemukan Meninggal Dunia   |   17:00 . Bus Baru Pemkab, Bupati: Untuk Pelayanan dan Sosial   |  
Mon, 16 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 26 December 2018 07:00

Tiga Cara Efektif Memberi Donasi Bagi Korban Bencana

Tiga Cara Efektif Memberi Donasi Bagi Korban Bencana

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Kejadian tsunami di Banten dan Lampung, Sabtu (22/12/2018) mengejutkan banyak pihak serta menelan banyak korban jiwa dan luka-luka.

Ketika bencana alam terjadi, banyak pihak tergerak untuk memberikan donasi.  Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar donasi yang kita berikan efektif dan bermanfaat bagi para korban bencana.

Dikutip dari laman Psychology Today ada tiga cara yang bisa kita lakukan agar donasi kita bisa secara efektif membantu para korban. Hal ini didasari beberapa riset psikologi

1. Uang, waktu dan tenaga

Banyak dari kita yang mungkin ingin berdonasi barang dan pangan kepada korban bencana. Padahal, uang tunai sebetulnya dianggap lebih efektif.

Hal berikutnya setelah uang adalah waktu dan tenaga. Memberikan barang-barang adalah opsi berikutnya.

Aturan efektivitas terpenting ketika memberi donasi ke daerah terdampak bencana adalah jika bisa membayar, donasikanlah uang. Jika tidak bisa, donasikan waktu dengan menjadi sukarelawan untuk kegiatan produktif yang membantu penanganan daerah bencana.

Ada dua alasan mengapa mendonasikan barang untuk korban bencana tidak disarankan:

- Masalah kecocokan. Misalnya ketika ada banyak sumbangan pakaian pria tetapi daerah terdampak bencana tersebut justru membutuhkan baju anak, maka sumbangan kita menjadi tidak efektif. Alih-alih membantu, barang sumbangan tersebut bisa jadi justru menambah beban mereka yang bekerja membantu penanganan bencana tersebut.

- Masalah logistik. Pada bencana alam seperti gempa bumi atau tsunami, fasilitas distributor reguler bisa saja terganggu atau bahkan tak beroperasi. Padahal, kamu membutuhkannya untuk bisa disampaikan pada para korban. Hal ini bisa mengurangi nilai donasimu.

Meski mendonasikan uang menjadi bantuan yang sangat penting, namun kamu tak perlu memaksakan diri jika tidak mampu. Kamu bisa menyumbangkan waktu dan tenaga untuk ikut terjun membantu para korban di lapangan.

2. Jangan beri donasi sekaligus
Hal lainnya yang perlu diperhatikan agar donasi menjadi lebih efektif adalah dengan tidak memberikannya sekaligus, namun bertahap dalam periode yang cukup lama.

Idealnya, durasi donasi harus bisa bertahan selama masa pemulihan. Jika tidak, berikanlah bertahap dalam waktu selama mungkin.

Sebab, korban bencana butuh waktu lama untuk pulih. Ada beberapa kasus dimana donasi sudah diberikan di awal kemudian cadangannya menipis setelah beberapa minggu kemudian. Padahal, masa tersebut masih masuk masa pemulihan.

Untuk menghindarinya, tentukan berapa banyak uang yang mau kamu donasikan. Kemudian bagilah uang tersebut ke beberapa periode waktu, misalnya sebulan sekali. Berikanlah donasi itu setiap sebulan dalam jadwal yang teratur.

3. Hindari berdonasi secara impulsif

Hindari berdonasi secara impulsif kepada pihak-pihak atau organisasi yang tidak jelas. Misalnya, jika kamu melihatnya di media sosial atau lewat aplikasi chat.

Meskipun kamu tahu asal usul orang atau organisasi itu sekalipun, kamu juga harus memastikan bahwa donasi yang disampaikan lewat jalur tersebut bisa disalurkan dengan efektif dan efisien.

Jadi, pastikan terlebih dahulu latar belakang orang atau organisasi pengumpul donasi tersebut. Hal ini akan memastikan setiap rupiah yang kamu sumbangkan bermanfaat bagi mereka.



Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2018/12/25/090000320/
tiga-cara-efektif-memberi-donasi-bagi-korban-bencana-

Tag : donasi, cara, aman, bencana

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat