17:00 . Terus Menurun, Total Ada 56 Orang ODP di Bojonegoro   |   16:00 . Masa Belajar di Rumah Siswa Diperpanjang   |   15:00 . Masyarakat Tolak Gedung Pusdiklat Jadi RS Sementara Corona   |   14:00 . Petugas Gabungan Semprot Disinfektan Hingga Pelosok Bojonegoro   |   13:00 . Timsar Perluas Pencarian Korban Hingga Bengawan Solo   |   12:00 . Gugus Tugas Tejo Rutin Semprot Disinfektan   |   11:00 . Selain Masker, Tempat Cuci Tangan Laris Terjual   |   10:00 . Cuci Kendaraan, Gratis Masker dan Handsanitizer   |   09:00 . Biasa Mangkal di Pasar dan Perempatan, 6 Anak Jalanan Diamankan   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 3 April   |   07:00 . 6 Nasihat Terbaik untuk Sahabatmu yang Sedang Putus Cinta   |   06:00 . EMCL Berikan Alat Pencegahan Penyebaran Virus Corona   |   19:00 . Timsar Hentikan Pencarian Korban Tenggelam di Kedungbondo   |   18:00 . Sisir Sungai, Warga dan Tim SAR Cari Korban   |   17:00 . Total Ada 60 ODP dan 35 Orang Usai Pemantauan   |  
Sat, 04 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 December 2018 16:00

Buntut Hibah Terancam Tak Cair

Geger Dana Hibah dan Bansos, Ini Kata Bupati

Geger Dana Hibah dan Bansos, Ini Kata Bupati *Foto doc. Humas Pemkab.

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Polemik bantuan dan hibah dan Bantuan Dana Sosial (Bansos) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus bergulir bak bola panas. Ratusan pengurus lembaga pendidikan pun resah. Sebeb dana hibah dan bansos tersebut dipastikan tak bisa cair tahun ini.

Beragam reaksi pun mencuat. Ada yang menekan Kepala Dinas Pendidikan dan Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro melalui pesan singkat (SMS) maupun WhatsAp (WA), untuk segera mencairkan danah hibah dan bansos tersebut.

Baca: Deal..! Tahun Ini Dana Hibah Tak Cair

Selain itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah pun merasakan hal itu. Berbagai SMS dan telefon ia terima dari perima bantuan dana hibah dan bansos tersebut. Namun, apalah daya. Saat ini, Bupati Bojonegoro tak bisa berbuat banyak.

Karena itu, pihaknya sengaja mengumpulkan pengurus lembaga pendidikan swasta, seperti PAUD, RA, Madin, Tingkat SLTP dan SLTA penerima Bantuan Hibah dan Bantuan Sosial, untuk menjelaskan permasalahan bantuan tersebut.

Ratusan pengurus lembaga pendidikan swasta penerima Bantuan Hibah dan Bansos 2018 se-Kabupaten Bojonegoro, dikumpulkan di Ruang Angling Dharmo Pemkab setempat, Sabtu (29/12/2018) sekitar pukul 09.00 Wib.

Di hadapan ratusan pengurus lembaga pendidikan swasta, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah mengatakan, akuntabilitas adalah wajib dilaksanakan. Untuk itu, ada beberapa yang tidak bisa tersalurkan sebagai bentuk akuntabilitas Pemkab Bojonegoro.

Pihaknya telah meminta legal opini dari Kejaksaan Negeri Bojonegoro sebagai pengacara negara dan berbagai kajian. Dan sebagai pengacara negara melarang. Sebeb, bicara keuangan. Waktu, tempat dan nama lembaga harus benar.

"Karena hal itu sangat berpengaruh kepada akuntabilitas," pungkas bupati. [yud/mu]

Tag : bansos, dana hibah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat