14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   22:00 . Wabup Berharap Santri Bojonegoro Terus Berprestasi   |   21:00 . Aksi Trail Bojonegoro   |   20:00 . Halal Bi Halal ala Rider Trail   |   19:00 . Rider Trail Halal Bi Halal Masuk Hutan   |   18:00 . Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun   |   17:00 . Tahun Ajaran Baru, Pedagang Perlengkapan Sekolah Kebanjiran Pembeli   |   16:00 . Reog Bopo Roso Meriahkan CFD Bojonegoro   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 December 2018 22:00

Festival Bengawan 2018

Pengunjung Gayeng Ikuti Diskusi Bengawan dan Lingkungan

Pengunjung Gayeng Ikuti Diskusi Bengawan dan Lingkungan

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Masyarakat Kabupaten Bojonegoro, tampak antusias dalam mengikuti diskusi 'Sarasehan Bengawan dan Lingkungan' di Lapangan Sale, Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Sabtu (29/12/2018) malam.

Saat diskusi Sarasehan Bengawan dan Lingkungan, meskipun malam hari, para pengunjung mulai dari anaka-anak, pemuda hingga orang tua gayeng dalam diskusi tersebut.

Salah satu warga Desa Sukoharjo, Yani Ana mengatakan, ia menyempatkan waktu untuk menghadiri dalam diskusi 'Sarasehan Bengawan dan Lingkungan' karena menurutnya penting bagi dirinya.

"Penting sekali, karena mendiskusikan bagaimana menjaga Bengawan Solo ini," kata wanita 35 tahun itu kepada blokBojonegoro.com di lokasi.

Menurutnya, menjaga bengawan sangat penting. Sebab, jika tidak dijaga lingkungan bengawan, maka, bengawan akan terlihat kumuh dari beragam tumpukan sampah.

"Bertukar pikiran dengan narasumber saat diskusi," imbuhnya.

Sementara itu, warga desa setempat lainnya, Ahmad Arif mengaku menikmati diskusi dalam 'Sarasehan Bengawan dan Lingkungan'. Pasalnya, banyak input yang ia dapat.

"Banyak ilmu yang bisa didapat, terkait bagaimana menjaga bengawan dan lingkungan," imbuhnya. [yud/ito]

Tag : Festival, bengawan, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more