20:00 . Komplotan Pencuri Antar Provinsi Incar Nasabah Bank di Bojonegoro Berhasil DIbekuk   |   19:00 . DPRD Dorong Pemberian Intensif Guru Madrasah   |   18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |  
Tue, 19 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 30 December 2018 07:00

5 Kebiasaan Positif Agar Lebih Makmur di 2019

5 Kebiasaan Positif Agar Lebih Makmur di 2019

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Pergantian tahun selalu menjadi momentum yang tepat bagi kita untuk belajar dari kesalahan masa lalu dan menyusun target baru. Salah satunya adalah target kesejahteraan.

Untuk lebih sejahtera di bidang finansial tak harus dari kenaikan pendapatan, melainkan bisa dari mengubah kebiasaan sehari-hari.

Berikut lima kebiasaan sederhana yang bisa membuatmu lebih sejahtera di 2019, seperti dilansir dari CNBC.

1. Jadikan segalanya otomatis

Penulis buku "The Automatic Millionaire Expanded and Updated: A Powerful One-Step Plan to Live and Finish Rich", David Bach mengatakan, kita harus mengatur agar uang secara otomatis teralokasikan untuk kebutuhan kita.

Misalnya, setiap tanggal gajian otomatis masuk ke tabungan berjangka, akun investasi, kredit, dan lainnya Kebiasaan ini akan menghindarkan kita dari kegagalan finansial karena lupa melakukan pembayaran. Termasuk dalam hal menabung. Kita idak akan tergoda menggunakan alokasi uang tabungan untuk hal lain karena uang tersebut sudah disimpan sebelum kamu mengetahuinya.

2. Menginvestasikan uang

Investasi adalah salah satu cara paling efektif untuk membangun kesejahteraan. Ingatlah bahwa untuk memulainya kamu tak harus memiliki banyak uang. Kamu bisa memulainya dengan menginvestasikan uang dalam jumlah kecil.

Bahkan, kamu bisa menggunakan sejumlah aplikasi investasi untuk membantumu. Intinya, mulailah investasi sedini mungkin karena kamu akan mendapatkan keuntungan tak terduga.

Masih dalam konteks investasi, kamu juga bisa menginvestasikan uang bonus ke tabunganmu. Misalnya, bonus tahun kerja, THR, dan lainnya. Anggaplah bonus itu tidak ada dan masukan ke tabunganmu. Kebiasaan ini juga bisa menghindarkanmu dari kekurangan uang ketika suatu saat kamu memiliki pengeluaran tak terduga.

3. Bergaul bersama orang-orang berpendapatan besar
Lingkungan akan sangat berpengaruh terhadap diri kita. Penulis How Rich People Think", Steve Siebold mengatakan, bergaul bersama orang-orang dengan pendapatan besar ternyata bisa berpengaruh pula pada kita.

"Dalam banyak kasus, pendapatan kita bercermin pada tingkat pendapatan orang-orang terdekat kita. Kita akan mirip seperti orang-orang yang diasosiasikan dengan kita, itulah mengapa para pemenang cenderung lebih tertarik untuk bergaul bersama para pemenang lainnya," tulis Siebold.

4. Mencatat pengeluaran

Kita tidak bisa kaya jika jumlah uang yang keluar lebih besar daripada uang yang masuk. Untuk memastikannya, kita perlu pencatatan harian. Jika ingin melakukannya dengan bantuan aplikasi, kamu bisa mengunggah aplikasi seperti Mint, Personal Capital, atau aplikasi lainnya. Jika ingin melakukannya dengan cara tradisional kamu bisa mencatatnya di ponsel atau buku catatan.

5. Katakan pada diri sendiri bahwa kita pantas kaya

Jika ingin kaya, mulailah dengan mengatakan bahwa diri sendiri bahwa kita pantas menjadi kaya. Hal ini disampaikan oleh Jen Sincero, yang memulai karir sebagai penulis lepas lalu menjadi pelatih kesuksesan serta penulis buku dengan penjualan terbaik versi New York Times.

"Salah satu rintangan untuk kaya adalah kurangnya ide, kesempatan atau waktu. Bisa juga karena kita terlalu teledor dan bodoh, yaitu kita menganggap diri kita tidak bisa kaya," tulisnya pada buku "You Are a Badass at Making Money."

Sementara Siebold, dalam bukunya "How Rich People Think" menuliskan bahwa menjadi kaya dimulai dari pola pikir.

Hal itu berkaca dari pengalaman pribadinya ketika mempelajari orang-orang super sukses dan super kaya pada 1984. Menurutnya, mereka cenderung memiliki ambisi yang lebih besar ketimbang orang pada umumnya.

"Belakangan, aku menemukan bahwa yang menghalangi seseorang menjadi kaya bukanlah karena kekurangan semangat, tapi kekurangan kepercayaan diri bahwa mereka bisa menjadikan impiannya kenyataan," kata Siebold.

Untuk mendapatkan lebih, kita juga harus berani untuk melangkah keluar dari zona nyaman. Misalnya, dengan menegosiasikan gaji dengan atasan.

Langkah ini menjadi cara sederhana untuk meningkatkan pendapatan, sebab seringkali mereka yang meminta gaji lebih tinggi biasanya mendapatkannya. Namun, banyak orang tidak mau mencoba.

Negosiasi memang bisa menjadi hal yang sangat "licin", namun tidak dibayar sesuai dengan angka yang seharusnya kamu dapat akan menjauhknmu dari mimpi menjadi kaya.

Grant Sabatier, pendiri @MillenialMoney menjelaskan, satu hal yang akan menentukan masa depan kita untuk mendapatkan uang banyak lebih cepat adalah berapa banyak diri kita dibayar hari ini.


Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2018/12/28/170000820/
5-kebiasaan-positif-agar-lebih-makmur-di-2019.

Tag : kebiasaan, positif, 2019, resolusi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat