20:00 . Diduga Puntung Rokok Menyebabkan Sebuah Rumah di Sukosewu Terbakar   |   19:00 . Meski Menang, Pelatih Persibo Mengaku Belum Puas   |   18:00 . Polres Bojonegoro Lakukan Pengamanan Ketat   |   17:00 . Persibo Gilas Arema Malang United 4-1   |   16:00 . Persibo Tutup Babak Pertama Dengan Skor 2-0   |   12:00 . Kemenag: Pengetahuan Bahaya Narkoba Harus Diberikan Pada Pelajar   |   11:00 . Camat Balen: Saya Belum Terima Laporan P-APBDes dan SK Panitia   |   10:00 . Warga Pertanyakan Seleksi Perangkat Desa Mulyorejo   |   09:00 . Saat Haji, Diprediksi Suhu Capai 47 Derajat   |   08:00 . Cegah Narkoba, Sosialisasi Wacana Tes Urine Calon Pengantin Dilakukan   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   19:00 . Belasan CJH Bojonegoro Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci   |   18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |  
Mon, 22 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 02 January 2019 20:00

Serapan Beras Bulog 2018 Tak Sesuai Target, Hanya 56 Persen

Serapan Beras Bulog 2018 Tak Sesuai Target, Hanya 56 Persen

Reporter: M.Safuan 

blokBojonegoro.com - Penyerapan beras Bulog Sub Divre III Bojonegoro tahun 2018 ini tidak memenuhi target. Hingga saat ini, serapan beras di tiga wilayah Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Lamongan hanya tercapai 41.101 ribu ton atau 56 persen dari target 76.301 ribu ton beras. 

Jumlah serapan ini juga terbilang menurun dibandingkan tahu 2017 lalu yang mencapai hingga sekitar 70.000 ton dari target pencanangan penyerapan sebesar 106 ribu ton.

"Memang serapan beras Bulog tahun ini hanya tercapai 56 persen saja," kata Wakil Kepala Bulog Sub Divre Bojonegoro M.Yandra Darajat saat ditemui blokBojonegoro.

Pria yang disapa Yandara itu menuturkan, tidak tercapainya serapan beras petani lokal diakibatkan beberapa faktor di antaranya karena harga pasar di luar lebih baik dari pada harga di Bulog.

Meski begitu stok beras di Bulog Sub Divre Bojonegoro masih ada kurang lebih sekitar 18 ribu ton, cukup hingga panen selanjutnya. Jumlah itu diperkirakan masih cukup hingga 4 bulan bila dipakai untuk Operasi Pasar (OP)

"Selain itu, stok tersebut juga dipakai untuk persediaan beras komersial sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP)," ungkapnya.

Yandra menambahkan biasanya serapan beras paling banyak saat panen raya, biasanya pada bulan April hingga Juni yakni berkisar 1500 ton per harinya.

Dalam melakukan penyerapan beras itu, Bulog Sub Divre Bojonegoro juga melibatkan puluhan mitra kerjanya. [saf/lis]

 

Tag : bulog, serapan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat