22:00 . Sambut Milad, Rumah Sakit Aisyiyah Gelar Lomba Tahfidz   |   21:00 . Pemdes dan Kelompok Tani Ngadiluhur Balen Kendalikan Tikus   |   20:00 . Kurangi Pengangguran, Disperinaker Buka Job Fair 2019 Selama Dua Hari   |   19:00 . Disdikda Akui Atap Plafon Salah Satu SDN di Kecamatan Ngraho Ambrol   |   18:00 . Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Pembinaan Wasbang Bersama Komponen Masyarakat   |   17:00 . Darurat Bencana, Puting Beliung Masih Mengintai Bojonegoro   |   16:00 . Peralihan Musim, Bojonegoro Status Waspada Angin Kencang   |   15:00 . Kodim Bojonegoro Buka Akses Jalan Pertanian di Desa Cancung   |   14:00 . Harga Logam Mulia Naik Rp 2.000 Per Gram   |   13:00 . Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Jalan Letu Suwolo   |   12:00 . 210 Pohon Rawan Tumbang di Bojonegoro Bakal Ditebang   |   11:00 . Awan Gelap di Atas Kota Bojonegoro   |   09:00 . Buruan Daftar Lebih Awal, ini Fasilitasnya   |   08:00 . Adu Kepala, Truk Tronton Pukul Mundur Bus   |   07:00 . Kacamata Kesehatan, Perawatan Terbaik untuk Mata   |  
Thu, 14 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 02 January 2019 20:00

Serapan Beras Bulog 2018 Tak Sesuai Target, Hanya 56 Persen

Serapan Beras Bulog 2018 Tak Sesuai Target, Hanya 56 Persen

Reporter: M.Safuan 

blokBojonegoro.com - Penyerapan beras Bulog Sub Divre III Bojonegoro tahun 2018 ini tidak memenuhi target. Hingga saat ini, serapan beras di tiga wilayah Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Lamongan hanya tercapai 41.101 ribu ton atau 56 persen dari target 76.301 ribu ton beras. 

Jumlah serapan ini juga terbilang menurun dibandingkan tahu 2017 lalu yang mencapai hingga sekitar 70.000 ton dari target pencanangan penyerapan sebesar 106 ribu ton.

"Memang serapan beras Bulog tahun ini hanya tercapai 56 persen saja," kata Wakil Kepala Bulog Sub Divre Bojonegoro M.Yandra Darajat saat ditemui blokBojonegoro.

Pria yang disapa Yandara itu menuturkan, tidak tercapainya serapan beras petani lokal diakibatkan beberapa faktor di antaranya karena harga pasar di luar lebih baik dari pada harga di Bulog.

Meski begitu stok beras di Bulog Sub Divre Bojonegoro masih ada kurang lebih sekitar 18 ribu ton, cukup hingga panen selanjutnya. Jumlah itu diperkirakan masih cukup hingga 4 bulan bila dipakai untuk Operasi Pasar (OP)

"Selain itu, stok tersebut juga dipakai untuk persediaan beras komersial sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP)," ungkapnya.

Yandra menambahkan biasanya serapan beras paling banyak saat panen raya, biasanya pada bulan April hingga Juni yakni berkisar 1500 ton per harinya.

Dalam melakukan penyerapan beras itu, Bulog Sub Divre Bojonegoro juga melibatkan puluhan mitra kerjanya. [saf/lis]

 

Tag : bulog, serapan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat