08:00 . Mengenal lebih Dekat Program Sahabat Pertamina   |   07:00 . Pentingnya Air bagi Kesehatan   |   20:00 . 248 Siswa dari 3 Kabupaten Ikuti Rekrutmen Tenaga Kerja   |   19:00 . Lika-liku Perjalanan Usaha Putu Bambu Pertigaan Sumuragung   |   18:00 . Perawatan Kulit dengan Teknologi Canggih Mulai Hadir di Bojonegoro   |   17:00 . Cek Kelengkapan Mobil Siaga Desa   |   16:00 . Pertamina Serahkan 2 Unit Mobil Siaga Desa di Tuban   |   15:00 . Jatim Kondusif, Kecuali 4 Kabupaten   |   14:00 . 17 Kecamatan, Sementara DPTb Ada 2.412   |   13:00 . Target Seminggu, Pelipatan 4 SS Dikebut   |   12:00 . Jaga Lingkungan, PEPC Tanam Pohon Trembesi di Ngasem   |   11:00 . Terima Maaf Tirto.id, Laporan di Polda Jatim Dicabut   |   10:00 . Mahasiswa ITS Kunjungi Lapangan Banyuurip   |   09:00 . Solihin Jadi Timsel Komisioner KPU   |   08:00 . Ada Pemain Naturalisasi, Samsul Tak Takut   |  
Wed, 20 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 03 January 2019 12:00

Buntut Hibah Terancam Tak Cair

Kadisdik Enggan Beberkan Anggaran Dana Hibah

Kadisdik Enggan Beberkan Anggaran Dana Hibah *Foto doc. Humas Pemkab Bojonegoro

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bojonegoro, Hanafi, enggan membeberkan anggaran Dana Hibah dan Bansos APBD 2018 lembaga pendidikan menengah SMA/SMK/MA Swasta. Alasannya, tidak mengetahui jumlah anggarannya.

"Saya tidak tau berapa anggarannya," katanya kepada blokBojonegoro.com saat dikonfirmasi, Kamis (3/1/2019).

Padahal, Dinas Pendidikan Bojonegoro turut terlibat dalam pendataan maupun verifikasi proposal penerima Hibah 2018.

Pihaknya juga sempat merilis data jumlah penerima Bantuan Hibah dan Bantuan Sosial (Bansos) saat pertemuan dengan ratusan pengurus lembaga pendidikan di Ruang Angling Dharma Lantai 2 Pemkab Bojonegoro, Sabtu (29/12/2018) lalu.

Saat itu, dalam laporannya, Hanafi menyampaikan bahwa penerima Program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) ada sekitar 967 lembaga. Namun dana untuk 16 lembaga tidak bisa dicairkan.

Sedangkan, kata Hanafi, untuk Bantuan Hibah dan Bantuan Sosial bagi lembaga pendidikan tingkat SMA/MA/SMK, SMP/MTs sebanyak 29 lembaga. Rinciannya, terdiri dari tingkat SMA/MA/SMK ada 16 lembaga, dan tingkat SMP/MTs ada 13 lembaga.

Koordinator Divisi Advokasi IDfoS Indonesia, Ainun Na'im mengatakan, bahwa sebaiknya Dinas Pendidikan Bojonegoro memberikan data tersebut. Sesuai UU KIP dan konsep Pemerintahan Bojonegoro yang transparan dan akuntabel.

Bahwa dengan data yang benar dan sumber yang kredibel, kata Na'im sapaannya, maka dapat mencegah polemik di publik tentang informasi pembangunan di Bojonegoro.

"Dampak positifnya tingkat kepercayaan dan dukungan ke publik terhadap Pemkab Bojonegoro semakin baik," pungkas pria yang juga Penyuluh Anti Korupsi Pratama KPK ini. [yud/mu]

Tag : dana hibah, bansos, disdik

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more