16:00 . Diduga Korsleting Listrik, 4 Rumah Warga Kasiman Terbakar   |   15:00 . Ada Dua Mekanisme Daftar Ulang Siswa Baru Jenjang SMP   |   13:00 . Rapid Tes Peserta UTBK Membludak, Tetap Sesuai Protokol Kesehatan   |   12:00 . Ratusan Calon Mahasiswa Baru Antre Rapid Tes   |   11:00 . Seratusan Santri Lirboyo Asal Bojonegoro Mulai Balik Pondok   |   10:00 . Mayat Wanita Ditemukan Mengapung di Bengawan   |   09:00 . Bolang-baling dan Cakwe Camilan Lezat Khas Negeri Tirai Bambu   |   08:00 . Pasar Buah Banjarejo Mulai Dibongkar   |   07:00 . Demi Manfaat Maksimal, Ini Waktu Terbaik untuk Minum Kopi   |   22:00 . Warga Bojonegoro Terkonfirmasi Positif Bertambah 6 Orang   |   21:00 . Pesan Direktur Utama Pertamina EP pada MWT di PEP Asset 4 Poleng Field   |   20:00 . Banyak SMP Negeri Kurang Pagu, Disdik Data Siswa yang Masuk Swasta   |   18:00 . Pencetakan KIA di Bojonegoro Sudah Capai 50 Persen   |   16:00 . Tunjukkan Kreatifitasmu di Lomba Video Film Pendek   |   15:00 . BPBD Anggarkan Rp425 Juta untuk Droping Air Bersih   |  
Sat, 04 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 04 January 2019 18:00

12 Madin Dipastikan Tak Dapat Bantuan

12 Madin Dipastikan Tak Dapat Bantuan

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - 12 Lembaga Madrasah Diniyah (Madin) dipastikan tak akan mendapat Bantuan Penyelenggara Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) tahun 2018. Hal itu disebabkan karena lembaga itu masih ada beberapa kesalahan teknis, sehingga pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bojonegoro tidak bisa mencairkan bantuan.

"Awalnya ada 79 Madin yang terancam gagal cair, namun hingga akhir Desember, tinggal 12 madin setelah sebelumnya melengkapi seluruh persyaratan," ungkap Kasi Pontren, Kemenag Bojonegoro, M. Abdulloh Hafidz.

Menurut Hafidz, tidak cairnya bantuan untuk 12 Madin itu karena dinilai pihak BPKAD Bojonegoro belum memenuhi perbaikan data persyaratan yang diminta.

"Ya bersyukur dari 79 lembaga yang sebelumnya terancam tidak terima bantuan, sekarang tinggal 12 yang tidak cair," papar Hafidz saat ditemui blokBojonegoro.com.

Kemenag Bojonegoro menilai, permasalahan ini akan menjadi pembelajaran agar kejadian serupa tidak terjadi kembali, karena bantuan itu sangat dibutuhkan untuk operasional Madin. "Oleh karenanya Kemenag bakal mengkoreksi data madin, agar kedepan semua bisa memperoleh," katanya.

Selain itu, juga akan dilakukan pendataan ulang terkait berapa jumlah madin beserta jumlah murid, agar kedepan seluruh madin bisa dapat BPPDGS ini.

"Karena bantuan tersebut untuk kesejahteraan guru maupun murid," tutup Hafidz. [saf/mu]

Tag : madin, bantuan, dana, BPPDGS


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat