18:00 . Menambah Wawasan Intelektual, Himaprodi PAI Gelar KAJAT   |   17:00 . Cintai Produk Lokal, DPRD Borong Madu Asli Bojonegoro   |   16:00 . Surplus Daging Sapi, Pemkab Ingin Bangun Pabrik Sosis di Bojonegoro   |   15:00 . Dari Deposito Pemkab Bojonegoro Dapat Rp79 M   |   14:00 . Modal Usaha dan Pelatihan, Cara Pertamina Dorong UMKM Jatim Naik Kelas   |   12:00 . Warga Leran Tagih Janji PT Meindo   |   11:00 . KB Aisyiyah Qurrota Ayun Kampanyekan Anak Indonesia Suka Makan Ikan (Aisumaki)   |   09:00 . Sempat Kosong, Pengiriman Solar Ditambah   |   08:00 . Minggu Depan, PT. Rekind Datangkan Alatkan Berat   |   07:00 . Mengenal Jumlah Kebutuhan dan Manfaat Air Putih untuk Si Kecil   |   21:00 . Karangtaruna Cengungklung Belajar Budidaya Klengkeng di Balitjestro   |   19:00 . Resmi, AKBP M. Budi Hendrawan Jabat Kapolres Bojonegoro   |   18:00 . Gelar Stadium General, Unugiri Bedah Big Data   |   17:00 . Pengajuan Beasiswa, Begini Mekanismenya   |   16:00 . Inilah Kreteria Calon Penerima Beasiswa   |  
Sat, 23 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 04 January 2019 09:00

Sempat Dipanggil, 3 Perangkat Desa Ini Gunakan Uang PBB-P2

Sempat Dipanggil, 3 Perangkat Desa Ini Gunakan Uang PBB-P2

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Dua Desa di Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro dinilai sangat bandel terkait pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2018. Sebeb, disinyalir uang PBB-P2 tersebut digunakan perangkat desa setempat.

Dua desa yang dinilai sangat bandel oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro adalah Desa Talok dan Desa Wotangare. Di Desa Talok, ada dua perangkat desa yang sengaja menggunakan uang PBB-P2.

Sedangkan di Desa Wotangare, satu perangkat desa (perades) setempat sengaja menggunakan uang pajak tersebut. Nilai uang pajak yang digunakan tiga perangkat itu cukup besar, antara Rp10 juta hingga Rp28 juta.

Sedangkan, tunggakan pembayaran PBB-P2 nya cukup fantastis, mencapai Rp91 juta lebih. Hingga saat ini, tiga perades itu dalam mengembalikan uang masih nunggak. Tiga perades itu sempat dipanggil Bapenda untuk segera melunasi PBB-P2 tersebut.

Tiga perangkat desa yang dinilai sangat bandel berinisial IN Kaur Keuangan Desa Talok. MA Kaur Kesra Desa Talok, dan GT Kasun Kedungmas Desa Wotangare, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

Kasubid Penagihan dan Keberatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bojonegoro, Eko Puji Wahyono mengatakan, total tunggakan IN di tahun 2018 sebesar Rp29 juta lebih (Rp29.085.855).

Sementara, tunggakan MA di tahun 2018 sebanyak Rp14 juta lebih (Rp14.596.004). Sedangkan tunggakan GT di tahun 2018 sebesar Rp47 juta lebih (Rp47.738.301). Tunggakan tersebut hingga saat ini belum dilunasi.

"Upaya kita, selalu mengingatkan yang bersangkutan untuk segera melunasi pajak PBB P2," katanya kepada blokBojonegoro.com, Jum'at (4/1/2019).

Sementara itu, Camat Kalitidu Mochlisiin Andi Irawan membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, bahwa dua desa tersebut cukup menyulitkan dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

"Uang PBB-P2nya digunakan perangkat desa," imbuh pria berkulit sawo matang ini. [yud/mu]

Tag : perangkat desa, pbb p2, pajak

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat