21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |   19:45 . Wagub Jatim Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:30 . Tambahan 1 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:15 . Via Vidcon, Wagub Emil Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:00 . Mahasiswa ini Kuliah Sambil Berwirausaha Bisnis Camilan Kurma Selimut   |   18:00 . Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Apresiasi Penanganan Covid-19 di Bojonegoro   |   17:00 . Meski Kecewa Batal Berangkat, Calon Haji Pasrah   |   16:00 . Bupati Ngopdar Bersama Pemuda Bojonegoro   |   15:00 . Ular Sanca Kembang Hebohkan Warga Balen   |   14:00 . Diduga Penyakit Mata Tak Kunjung Sembuh, Warga Desa Karangdowo Gantung Diri   |   12:00 . Bhayangkari Bojonegoro Bagi Paket Suplemen dan Masker untuk Posko Covid-19   |   11:00 . Selain Emas, BPKB Juga Dominasi Agunan di Pegadaian saat Pandemi   |   10:00 . Tatib Direvisi, DPRD Bojonegoro Gelar Rapat dengan Video Conference   |   09:00 . 17.260 Siswa SMP-MTs Terima Kelulusan   |  
Sat, 06 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 07 January 2019 18:00

Proyek Puluhan Miliar Terancam Gagal Bayar

Kepala BPKAD; Semua Bukan Salah BPKAD

Kepala BPKAD; Semua Bukan Salah BPKAD

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, Ibnu Soeyuti menanggapi belum terbayarnya rekanan kontraktor yang sudah menyelesaikan proyek pada tahun 2018.

Di antaranya karena sistem bank yang telah tutup saat pergantian tahun 2018 ke tahun 2019. Akhir pemberkasan pada tanggal 31 Desember 2018.

"Ini semua bukan kesalahan BPKAD," katanya kepada blokBojonegoro.com, Senin (7/1/2019).

Saat disinggung berkas yang dikembalikan BPKAD ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Bojonegoro. Ia mengatakan, mendekati akhir tahun 2018 pihaknya mengaku telah menghubungi leading sektor proyek.

"Mendekati akhir tahun, kami intens menghubungi leading sektor proyek," ucapnya.

Pria berkacamata ini mengaku, ada leading sektor yang kurang responsif saat dihubungi. Padahal sisa waktu mendekati akhir tahun 2018 dan penutupan sistem perbankan. Akhirnya, tidak bisa dicairkan di tahun 2018.

"Kami serahkan ke Bupati, bagaimana nanti solusinya, terlebih ada kontraktor yang mau demo juga," imbuhnya. [yud/mu]

Tag : bpkad, pemkab, proyek


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat