11:00 . Macam Ekspresi Peserta UNBK   |   10:00 . UNBK SMK Hari Pertama, 5 Siswa Mengundurkan Diri   |   09:00 . Segera Gelar Puslatkab, KONI Bakal Gandeng Konsultan dari UNESA   |   08:00 . Pertamina: Beli BBM di Mitra Resmi   |   07:00 . Tips Karier: Lakukan 5 Cara Ini Agar Sukses Jadi Girl Boss   |   22:00 . Gelar Salawatan, GP Ansor Ajak Jaga Keutuhan NKRI   |   19:00 . POM Mini Meledak   |   18:00 . Organisasi KBT Bantu Pembersihan Lokasi Pembangunan   |   17:00 . Deklarasi Rabu Putih, GP Ansor Ajak Lakukan ini....   |   16:00 . Babinsa Bersama Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember Bersihkan Lapangan   |   15:00 . 10 Sumur Bor Bakal Dibangun di Lima Kecamatan   |   14:00 . Meski Hujan, 5000 Pasukan Hadiri Apel Kebangsaan   |   13:00 . Pom Mini Terbakar, Pemilik Luka dan Merugi Puluhan Juta   |   12:00 . Anggaran Normalisasi dan Pembuatan Embung Capai Rp1 M   |   11:00 . 2019, Sekolah Tidak boleh Angkat Guru Honorer Lagi   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 08 January 2019 13:00

Air di Waduk Pacal Belum Maksimal Aliri Lahan Pertanian

Air di Waduk Pacal Belum Maksimal Aliri Lahan Pertanian

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Meski beberapa kali hujan melanda di Kabupaten Bojonegoro, namun, volume air yang ada di Waduk Pacal di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Bojonegoro, Jawa Timur, dirasa masih belum bisa memenuhi kebutuhan air untuk mengairi tanaman padi di sepanjang daerah irigasi.

Pasalnya, ketinggian air di Waduk Pacal masih 109.5 meter, atau dengan kata lain daya tampung air masih sebesar 7 juta meter kubik. Dengan jumlah daya tampung dengan itu, terbagi untuk pemeliharaan waduk 1.2 juta meter kubik dan untuk pemanfaatan pengairan persawahan milik petani sebesar 6 juta meter kubik.

Menurut Kabid Normalisasi Kali, Dinas Pekerjaan Umum dan Sumberdaya Air, Bojonegoro, Masahid mengungkapkan, meski air Waduk Pacal sudah mengalami peningkatan, namun ketersediaan itu masih kurang dan belum bisa memenuhi kebutuhan untuk pengairan lahan pertanian.

"Meski sudah ada air, ketersediaan air di waduk belum maksimal," ucapnya kepada blokBojonegoro.com.

Masahid menambahkan, untuk membantu pengairan sawah, yakni sebanyak 6 meter kubik, dan pintu air waduk dibuka, dari total itu, nantinya bisa mencukupi pengairan sawah petani hingga 15 hingga 21 hari.

Dengan belum terpenuhinya air waduk itu, beberapa areal persawahan petani yang ada di bawah yakni sekitar area persawahan Kecamatan Sumberrejo dan Balen harus menunda masa tanamnya.

"Pastinya petani di sekitar aliran irigasi pengairan waduk waktu tanamnya mundur," tandas Masahid. [saf/ito]

Tag : air, waduk, pacal, bojonegoro, pertanian

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more