13:00 . Tokoh Intelektual Banyak Dilahirkan Dari Ma'arif   |   12:00 . Target Sapu Bersih, ini Jadwal Persibo Putaran ke Dua   |   11:00 . IAI Sunan Giri Bojonegoro Gelar Pemilu Raya Ala Pilpres   |   09:00 . Nusantara CSR Award 2019, Pertamina Raih 4 Penghargaan   |   08:00 . Prioritas Berdayakan Kader, Advokasi Kebijakan   |   07:00 . 5 Tips Menghentikan Kebiasaan Anak yang Suka Memukul   |   18:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Tandatangani Komitmen Implementasi Inklusi Kesadaran Pajak   |   16:00 . Berikut Hasil Rekonsiliasi terkait IMB Pasar Ngampel   |   15:00 . Lupa Matikan LPG Usai Masak, 3 Rumah Warga Kedungadem Terbakar   |   11:00 . Bojonegoro Memiliki Kesamaan dengan 5 Kota Kreatif di Dunia   |   10:00 . Hingga Kini, Belum Ada Komunikasi Terkait Penambahan SR Baru   |   09:00 . BMKG Memprediksi Musim Kemarau dan Hujan Akan Mundur   |   08:00 . Bojonegoro Menuju Kota Kreatif   |   07:00 . 7 Saran yang Bisa Orang Tua Lakukan saat Anak Gagap Bicara   |   06:00 . Ribuan Warga Tumpah Ruah Dalam Kemeriahan Senam Gojo   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 08 January 2019 13:00

Air di Waduk Pacal Belum Maksimal Aliri Lahan Pertanian

Air di Waduk Pacal Belum Maksimal Aliri Lahan Pertanian

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Meski beberapa kali hujan melanda di Kabupaten Bojonegoro, namun, volume air yang ada di Waduk Pacal di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Bojonegoro, Jawa Timur, dirasa masih belum bisa memenuhi kebutuhan air untuk mengairi tanaman padi di sepanjang daerah irigasi.

Pasalnya, ketinggian air di Waduk Pacal masih 109.5 meter, atau dengan kata lain daya tampung air masih sebesar 7 juta meter kubik. Dengan jumlah daya tampung dengan itu, terbagi untuk pemeliharaan waduk 1.2 juta meter kubik dan untuk pemanfaatan pengairan persawahan milik petani sebesar 6 juta meter kubik.

Menurut Kabid Normalisasi Kali, Dinas Pekerjaan Umum dan Sumberdaya Air, Bojonegoro, Masahid mengungkapkan, meski air Waduk Pacal sudah mengalami peningkatan, namun ketersediaan itu masih kurang dan belum bisa memenuhi kebutuhan untuk pengairan lahan pertanian.

"Meski sudah ada air, ketersediaan air di waduk belum maksimal," ucapnya kepada blokBojonegoro.com.

Masahid menambahkan, untuk membantu pengairan sawah, yakni sebanyak 6 meter kubik, dan pintu air waduk dibuka, dari total itu, nantinya bisa mencukupi pengairan sawah petani hingga 15 hingga 21 hari.

Dengan belum terpenuhinya air waduk itu, beberapa areal persawahan petani yang ada di bawah yakni sekitar area persawahan Kecamatan Sumberrejo dan Balen harus menunda masa tanamnya.

"Pastinya petani di sekitar aliran irigasi pengairan waduk waktu tanamnya mundur," tandas Masahid. [saf/ito]

Tag : air, waduk, pacal, bojonegoro, pertanian

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat