07:00 . Mengenal Karakter Anak Berdasarkan Hari Lahirnya   |   22:00 . Terpilih Jadi Kades, Pria Ini Diarak Keliling Kampung   |   21:00 . Terpilih Jadi Kades Bangilan, M Safii Diarak dengan Lantunan Salawat   |   20:00 . Pasangan Pasutri Ini Jadi Kades di Kecamatan Kalitidu   |   19:00 . Warga Kalirejo Antusias Tunggu Hasil Rekapitulasi Pilkades   |   18:00 . Pilkades Kalitidu Berundian Motor Hingga Perkakas Elektronik   |   16:00 . Perhitungan Suara di Bangilan Mundur, Suasana Sempat Memanas   |   15:00 . Demi Datang ke TPS Warga Harus Lewati Dua Kecamatan   |   14:00 . Warga Pancur Meninggal Mendadak Saat Ikut Nyoblos   |   13:00 . Tak Mau Masuk Bilik Suara, Kakek di Pohbogo Takut Akan Disuntik   |   12:00 . Panitia Pilkades Bangilan Jemput Bola ke Rumah Warga yang Sakit   |   11:00 . Sempat Terisolasi di Asrama Selama Dua Minggu   |   10:00 . Lanjut Usia Tetap Semangat Salurkan Hak Suara   |   09:00 . Unik, Pilkades Bak Hajatan Pernikahan ala Jawa   |   08:00 . Hari Ini 233 Desa di Kabupaten Bojonegoro Pilkades   |  
Thu, 20 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 08 January 2019 13:00

Air di Waduk Pacal Belum Maksimal Aliri Lahan Pertanian

Air di Waduk Pacal Belum Maksimal Aliri Lahan Pertanian

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Meski beberapa kali hujan melanda di Kabupaten Bojonegoro, namun, volume air yang ada di Waduk Pacal di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Bojonegoro, Jawa Timur, dirasa masih belum bisa memenuhi kebutuhan air untuk mengairi tanaman padi di sepanjang daerah irigasi.

Pasalnya, ketinggian air di Waduk Pacal masih 109.5 meter, atau dengan kata lain daya tampung air masih sebesar 7 juta meter kubik. Dengan jumlah daya tampung dengan itu, terbagi untuk pemeliharaan waduk 1.2 juta meter kubik dan untuk pemanfaatan pengairan persawahan milik petani sebesar 6 juta meter kubik.

Menurut Kabid Normalisasi Kali, Dinas Pekerjaan Umum dan Sumberdaya Air, Bojonegoro, Masahid mengungkapkan, meski air Waduk Pacal sudah mengalami peningkatan, namun ketersediaan itu masih kurang dan belum bisa memenuhi kebutuhan untuk pengairan lahan pertanian.

"Meski sudah ada air, ketersediaan air di waduk belum maksimal," ucapnya kepada blokBojonegoro.com.

Masahid menambahkan, untuk membantu pengairan sawah, yakni sebanyak 6 meter kubik, dan pintu air waduk dibuka, dari total itu, nantinya bisa mencukupi pengairan sawah petani hingga 15 hingga 21 hari.

Dengan belum terpenuhinya air waduk itu, beberapa areal persawahan petani yang ada di bawah yakni sekitar area persawahan Kecamatan Sumberrejo dan Balen harus menunda masa tanamnya.

"Pastinya petani di sekitar aliran irigasi pengairan waduk waktu tanamnya mundur," tandas Masahid. [saf/ito]

Tag : air, waduk, pacal, bojonegoro, pertanian


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat